MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar kembali menjalin kerja sama dengan perusahaan berskala nasional. PT Humpuss Trilogi Maritime Training Center yang berpusat di Jakarta, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polimarim AMI.
Penandatanganan dilakukan Direktur PT Humpuss Trilogi Maritime Training Center, Lisda Y Satria dengan Direktur Polimarim AMI, Amrin A Rani di Aula Kampus Polimarim, Jumat (1/7). Hadir Ketua INSA Cabang Makassar, Dr Hamka, para wakil direktur serta civitas akademika Polimarim AMI.
Sebelum menandatangani MoU, Lisda didampingi dua rekannya meninjau kondisi kampus Polimarim AMI. Termasuk peralatan praktik untuk mendukung proses perkuliahan paar taruna dan taruni Polimarim AMI.
Bagaimana tanggapan Lisda usai peninjauan? ”Ini pertama kali saya datang ke Makassar. Saya sengaja mengunjungi negerinya para pelaut ulung, yakni Makassar. Kampus Polimarim AMI ini menjadi wakilnya. Jiwa calon pelaut ulung telah dipersiapkan disini. Peralatan pendukung, seperti simulator dan yang lainnya juga telah dipersiapkan. Hebat sekali,” ujarnya.
Linda juga mengaku bangga dan beruntung bisa datang ke kampus ini. Karena Amrin Rani sebagai direktur Polimarim AMI telah mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk menghasilkan alumni yang berkualitas. Pengajar dan instrukturnya juga sangat berkualitas.
”Humpuss sangat membutuhkan pelaut-pelaut ulung, khususnya yang bisa mengoperasikan kapal pengangku LNG (gas). Apa yang kami lihat dan saksikan disini akan kami sampaikan ke manajemen di Jakarta. Kerja sama ini akan kami tindaklanjuti lebih jauh. Keinginan saya sebenarnya ada kapal khusus pengangkut LNG kita yang beroperasi dan ditangani pelaut asal Polimarim AMI. Kita akan rekrut alumni dari Polimarim AMI sebagai bagian dari MoU ini,” tandas Linda.
Rekan Linda sesama dari Humpuss, Johan menambahkan, tidak mudah mencari pelaut yang berpengalaman untuk kapal pengangkut LNG. ”Jadi ini momentum yang baik. Segera lakukan kompetisi yang sehat dan mempersiapkan diri untuk masuk ke industri yang bisa dibilang eksklusif ini. Kami siap duduk bersama dengan Polimarim AMI untuk membicarakannya,” kata Johan.
Diakui Johan, Polimarim AMI Makassar merupakan kampus diklat kemaritiman swasta pertama yang dikunjunginya di luar Pulau Jawa. Diapun bangga melihat apa yang ada di kampus ini.
Disebutkan, saat ini PT Humpuss mengoperasikan 40 unit kapal dengan sumber daya manusia lebih dari 1.000 orang. Bahkan, salah satu Wakil Direktur Polimarim AMI saat ini, Capten Gusrah pernah bekerja di perusahaan tersebut.
Direktur Polimarim AMI, Amrin Rani usai penandatanganan MoU, mengatakan kerja sama dengan PT Humpuss sudah lama didamba-dambakannya. Karena itu berjanji akan memberikan pelaut yang terbaik bagi perusahaan ini, seperti yang dilakukan dengan perusahaan lain yang telah diajak bekerja sama.
Kepada tamunya, Amrin menjelaskan secara detail tentang fasilitas kampus beserta sumber daya manusianya. Mulai dari pengadaan peralatan yang disesuaikan dengan standar IMO (International Maritime Organisation), approval, akreditasi institusi dari Kementerian Ristek dan Dikti hingga perubahan nama dari sebelumnya AMI Veteran Makassar menjadi Polimarim AMI.
Ketua DPC INSA Makassar, Dr Hamka dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan rekomendasi besar untuk mengkampanyekan secara nasional Polimarim AMI Makassar. Langkah ini ditempuh INSA Makassar, karena melihat pihak kampus sangat serius dan berkompeten dalam mengelola lembaga diklat kemaritiman ini.
”Orang Jakarta yang bergerak di bidang pelayaran juga meminta kepada INSA untuk disuplai informasi tentang lembaga diklat kepelautan yang ada di Makassar. Khususnya yang punya kredibilitas dan alumninya bisa diandalkan. Polimarim AMI berada di nomor urut satu,” jelas Dr Hamka. (*/rus)
PT Humpuss Siap Rekrut Alumni Polimarim AMI
×

