MAKASSAR, BKM — Peristiwa tragis dialami Takbir (33), warga Jalan Swadaya no 17, RT 002/RW 002, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang. Dia menjadi korban penganiayaan hingga mendapat belasan luka menganga di bagian pungungnya, Minggu (3/7) sekitar pukul 02.45 Wita.
Luka tersebut akibat terkena sayatan pisau yang digunakan pelaku, Salwin alias Lebing, yang tak lain tetangga korban. Aksi keji pelaku terhenti setelah tetangga yang lain datang melerai. Karena penganiayaan itu, korban mengalami pendarahan hebat.
Belasan sayatan pisau mengendai punggung korban. Saat kejadian berkali-kali ia berusaha menghindari serangan. Namun pelaku tetap saja terus menyerangnya.
Setelah korban jatuh tersungkur, para tetangga datang memberi pertolongan. Diapun dievakuasi ke Puskesmas Bara-baraya untuk mendapat bantuan medis. Korban mengalami luka robek pada bahu kanan dengan 15 jahitan, pinggang bagian belakang 10 jahitan, dan luka robek dengan 30 jahitan di punggung kiri.
Dalam kondisi kesakitan, korban ditemani kerabat dan istrinya, Hajina (31) datang melapor ke SPKT Polsek Panakkukang. Dihadapan polisi, Takbir menceritakan peristiwa nahas yang dialaminya. Dia mengaku tidak tahu menahu apa penyebab sehingga dirinya diserang pelaku.
”Saat itu saya sedang duduk-duduk di depan rumah, Pak. Tiba-tiba saja pelaku datang dan langsung menyerang saya. Saya tidak tahu apa permasalahannya,” terang Takbir sambil sesekali meringis.
Dari keterangan saksi di lokasi kejadian bernama Nasaruddin alias Sakka (22), warga Lorong 4 Jalan Nurdin Daeng Tutu, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang, saat itu pelaku tiba-tiba saja mengamuk dan hendak memukul korban.
“Saya melihat pelaku mengamuk saat itu. Setelah itu pelaku pulang ke rumahnya dan mengambil senjata tajam berupa sebilah pisau pemotong daging. Selanjutnya datang lagi ke rumah korban. Disitulah pelaku menganiaya korban. Setelah itu dia langsung pergi,” jelas Nasaruddin.
Seperti halnya Takbir, Nasaruddin juga mengaku tidak tahu menahu apa alasan pelaku sehingga menyerang korban secara membabi buta.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Wahyudi Rahman mengaku telah menerima laporan korban. Laporannya diterima langsung Kepala SPKT Aiptu Rustan dengan nomor laporan polisi LP/1139/VII/Restabes Mksr/Sek Pnk.
“Korban datang melapor usai mendapat perawatan medis. Ia mendapat luka sayatan hingga belasan kali. Korban juga kami arahkan untuk divisum ke RS Ibnu Sina. Sementara pelaku dalam pengejaran,” terang Kapolsek. (ish/rus)
Tubuh Tetangga Disayat Pakai Pisau Pemotong Daging
×

