SEJATINYA, aksi kebut-kebutan menjadi domain kaum Adam. Tapi tetap saja ada dari kalangan perempuan yang menggeluti dunia balapan ini. Salah satunya Diandra Paramitha Gautama.
Bahkan, cewek yang terdaftar sebagai mahasiswi di Fakultas Psikologi Universitas Atmajaya ini mendapatkan kesempatan langka. Ia menjadi satu-satunya perempuan muda asal Indonesia yang bisa mengikuti ajang balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris. Malah menjadi yang termuda di even tersebut.
Selain itu, cewek kelahiran Jakarta, 28 Januari 1990 ini tercatat sebagai finalis GT Academy 2015 dari Indonesia yang berlaga di Sirkuit Silverstone, Inggris tahun lalu. Kecintaannya pada dunia balap, apalagi mobil sport, membuat dirinya didaulat sebagai pembalap perempuan termuda.
”Saya senang dengan dunia balap dari ayah yang juga pembalap. Bagi saya, berlaga di race itu bagaikan fashion saya sejak dulu yang turun dari ayah. Jika balapan usai, rasanya plong semua beban dan pikiran,” ujarnya saat ditemui di salah satu mal di Makassar usai mengikuti acara, beberapa waktu lalu.
Sejak kecil Diandra mengaku sudah menyukai balapan, karena ayahnya yang seorang pembalap nasional. Tidak heran jika cewek berambut panjang ini telah meraih banyak penghargaan di bidang otomotif. Tak jarang pula Diandra sering melakukan balapan dengan berbagai brand otomotif. Diantaranya Mercedes-Benz Club Indonesia Championship dan Nissan Motor.
“Saya itu pertama kali diberi kesempatan balapan saat ada ajang salah satu brand otomotif terkenal. Saya juga wanita satu-satunya lho yang mengikuti race itu. Nah, setelah itu saya jadi tambah cinta sama dunia balap,” ujar putri pasangan Chandra Gautama dan Lestari ini.
Hobi ngebutnya dengan mobil membuat Diandra tertarik untuk turun di ajang balap Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) kelas 3.200 cc sejak 2011 lalu.
Selain aktif di balapan, Diandra juga menjadi salah satu host otomotif di salah satu TV nasional. Kegiatan itu ia lakoni seusai balapan.
“Usai balapan, saya juga jadi host otomotif. Jadi bisa dibilang dobel joblah. Itu tantangan banget buat saya. Karena sebenarnya, awalnya saya kaku kalau di depan kamer,” tuturnya sambil tersenyum.
Selain arena balap, Diandra juga memiliki satu arena lain yang ia geluti, yakni catwalk. Ya, cewek cantik ini juga seorang model. Namun ia memilih tidak terikat pada sebuah agensi model tertentu. Dengan begitu, ia menjadi bisa lebih fokus pada dunia balap.
“Walaupun saya suka dunia cowok (balapan), saya itu sebenarnya suka banget dandan. Habis ngebut di jalan, pertama kali yang saya datangi itu salon. Karena habis race semua badan pasti berkeringat,” ujar anak pertama dari dua bersaudara ini.
Ditanya tentang bagaimana membagi waktu antara aktivitas balap dan di luar balap, Diandra mengaku tidak ada resep khusus. “Yang penting istirahat cukup dan makan-makanan yang bergizi, buah dan sayur. Juga ada harus kontrol ke dokter kecantikan,” tandasnya. (ita/rus)
Jago Balap dan Model
×

