pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Perburuan di Tempat Cuci Piring Hingga Losari

PONSEL yang dipegang bergetar. Cepat-cepat Ai melongok layar. Secara tak sadar dia memekik, “ada disini, ada disini,”. Ai yang memelototi ponsel bergerak ke arah pelataran Toraja di kawasan Pantai Losari. Seolah ada yang ingin ditangkapnya. Tak lama, diapun berseru,” dapat!!.

Laporan: Rahmawati Amri

YAH, sejak sepekan terakhir, Ai (19 tahun), mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta terkenal itu keranjingan game online baru, Pokeman Go. Game itu memang sedang mewabah di tanah air, termasuk di Makassar.
Hampir setiap sore, jika tak ada jadwal kuliah, Ai dan gengnya berburu Pokeman di Pantai Losari. Dia tidak sendiri. Ratusan penggemar game asal Jepang itu tumpah di pantai yang jadi salah satu ikon Kota Makassar.
Jika sebelum Pokemon Go mewabah, warga Makassar banyak yang menikmati suasana sore di sana sekaligus menunggu sunset. Kali ini, gamers lebih fokus pada perburuan monster imut Pokemon.
Ai, wanita berjilbab itu mengaku sangat menikmati permainan baru tersebut.
“Bagus sekali gamenya. Menantang. Kita tidak hanya duduk di satu tempat bermain, namun harus berpindah-pindah tempat. Hitung-hitung olah raga. Rame sekali pokoknya,” ungkap Ai diamini dua temannya.
Salah seorang ibu rumah tangga, Miftah (38), juga keranjingan Pokeman Go. Awalnya, dia cuma penasaran dengan informasi heboh soal aksi tangkap-tangkap Pokemon. Melalui ponsel anaknya, dia mencoba permainan itu.
“Eh ternyata mengasyikkan. Jadi saya download di hpku,” ungkapnya.
Dia mengaku sudah mengoleksi puluhan monster pokemon. Jika tak ada kegiatan, bersama anaknya yang berusia 14 tahun, Miftah berburu Pokemon. Namun dia menekankan, game itu tidak boleh mengatur waktunya. Dia yang harus atur waktu kapan bisa bermain. Karena jika tidak, pekerjaannya tak ada yang beres. Apalagi, jika game itu sudah membahayakan diri. Dia mewanti-wanti sang anak untuk tetap waspada dengan sekeliling jika bermain Pokemon Go, jangan sampai terlena. Takutnya nanti membahayakan diri.
Dia menceritakan, banyak pengalaman unik dan lucu yang dialami dalam berburu Pokemon.
“Pas lagi masak, eh tiba-tiba ada Pokemon terdeteksi di tempat cuci piring. Langsung dieksekusi,” ungkapnya.
Miftah menuturkan, kadang karakter Pokemon muncul di tempat yang tak terduga. Misalnya di toilet masjid dekat rumahnya, di got depan rumah tetangga, dan sebagainya. Ia menekankan, jika lokasi Pokemon cukup sulit untuk diambil atau bisa membahayakan diri, dia tidak ngotot untuk memburunya.
Game keluaran dari Nintendo dan The Pokemon Company itu memang baru dirilis untuk pasar Amerika Serikat sejak pekan lalu, kemudian menjadi viral dan sampai juga ke Makassar. (*/rus)



×


Perburuan di Tempat Cuci Piring Hingga Losari

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar