pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

55 Persen Anak Muda Ingin Jadi Pengusaha

MAKASSAR, BKM — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama Ikatan Mahasiswa Pelajar Soppeng (IMPS) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pemuda. Diklat Angkatan I ini berlangsung di Hotel Denpasar, Makassar, Jumat (12/8).
Salah satu pemateri pelatihan adalah Direktur Celebes Research Center, Herman Heizer yang juga calon Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel. Acara yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang juga diisi oleh Andi Nurhidayati, anggota DPRD Sulsel, Muh Nawir Sita, Ketua BPC HIPMI Takalar dan Andi Faisal Husni, praktisi perbankan.
Peserta pelatihan adalah pengusaha pemula dan mahasiswa. Tujuan diadakannya diklat kewirausahaan ini untuk melahirkan pengusaha baru yang handal, khususnya di Sulsel serta dalam rangka mengurangi angka pengangguran, terutama di sektor informal.
Dalam materinya, Herman menyebut bahwa sebanyak 55 persen anak muda di Makassar ingin menjadi seorang pengusaha, 20 persen ingin jadi PNS dan 25 persen di profesi lainnya.
“Dari riset kami, setidaknya menunjukkan bahwa pemuda di Makassar, atau juga di Sulsel punya semangat yang tinggi dalam berwirausaha,” katanya.
Menurut Herman, jiwa wirausaha muda sudah harus ditanamkan sejak dini, sebelum menghadapi kenyataan hidup setelah menamatkan kuliah.
“Jiwa dan mental kewirausahaan mahasiswa sudah harus ditanamkan sejak kuliah. Modal dasar enterpreneurship ini akan menjadi kuat setelah mereka selesai kuliah nanti,” kata dia.
Mahasiswa, lanjutnya, jangan hanya berkutat pada teori yang diberikan pada bangku perkuliahan semata. Masa kuliah hendaknya dimanfaatkan untuk menciptakan peluang usaha dengan perencanaan bisnis yang matang.
“Salah satu yang jadi kendala pada teman-teman mahasiswa adalah ketidaktahuan merumuskan hidup di masa depan. Mereka yang lulus studi, belum siap untuk bekerja. Oleh karena itu, untuk menciptakan dunia kerja dan menghadapi persaingan MEA, bibit-bibit wirausaha harus sejak dini ditanam mahasiswa,” jelasnya.
Seirama dengan Herman, Ketua BPC HIPMI Takalar, Muh Nawir Sita memberikan motivasi agar mahasiswa jangan takut gagal dalam mencoba berwirausaha.
“Tidak ada yang kebetulan di dunia. Semua yang terjadi di dunia ini adalah akibat dari sebab yang Anda lakukan. Jika Anda dengan tekun mengerjakan sesuatu, maka di masa depan akan Anda dapatkan hasilnya. Begitu juga dengan dunia usaha,” ujarnya. (rls)



×


55 Persen Anak Muda Ingin Jadi Pengusaha

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar