MAKASSAR, BKM — Entah apa yang menyebabkan Sertu Sadal Lampe berusaha mencoba mengakhiri hidupnya. Wadan Kelas Susjur Rindam VII/Wirabuana ini nekat menusuk perutnya sendiri dengan menggunakan pisau. Beruntung, nyawanya masih bisa tertolong.
Percobaan bunuh diri Sertu Sadal ini terjadi di Barak L2 No 1, Asrama Mattoanging, Kelurahan Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Kamis (18/8).
Informasi dari keterangan saksi yang merupakan anak Sertu Sadal bernama Izal Riyansyah (15), ketika tiba di rumah sepulang dari sekolah sekitar pukul 15.00 Wita, ia dipanggil oleh ayahnya. Sadal meminta anaknya untuk mengambilkan pisau dengan alasan ingin mengupas buah apel.
Tanpa curiga, pelajar SMAN 3 Makassar itu kemudian menuruti permintaan sang ayah. Setelah memberikan pisau, Izal pun keluar dari kamar tempat ayahnya untuk makan siang.
Tak lama setelah makan, Izal kembali mendengar panggilan Sertu ayahnya. Iapun bergegas masuk ke dalam kamar.
“Waktu panggil kedua kalinya, saya disuruh memiringkan badannya. Pas saya lihat sudah ada pisau tertancap di perutnya bapak. Tadinya saya pikir kalau pisau itu mau dia pakai kupas apel,” beber Izal.
Melihat ayahnya dalam kondisi sekarat, Izal kemudian keluar dan memanggil tetangganya, Sertu Abd Kadir, perwakilan Brigif 22/Otamanasa. Sertu Abdul Kadir langsung menuju ke rumah Izal untuk melihat kondisi Sertu Sadal.
“Om Kadir datang dan langsung membawa bapak ke Rumah Sakit Pelamonia naik mobil,” tambah Izal.
Sertu Sadal masih dalam kondisi koma di ruang ICU, setelah dipindahkan dari ruang Radiologi RS Pelamonia. Pisau masih tertancap di perutnya, karena masih menunggu dokter spesialis untuk menjalani operasi.
Dari pantauan BKM, Sertu Sadal Lampe masih terbaring di RS Pelamonia. Kondisinya masih kritis. Diduga Sertu Sadal mengalami depresi lantaran penyakitnya tak kunjung sembuh.
“Korban masih menjalani perawatan intensif. Diduga korban depresi dan mencoba bunuh diri akibat penyakitnya tak kunjung sembuh,” ujar dr Neny Damayanti yang menangani Sertu Sadal,
Jumat (19/8).
Menurut dr Neny, korban menjalani perawatan di Ruang Radiologi untuk dilakukan rontgen. Selanjutnya dibawa ke ruang ICU guna perawatan intensif. (ish/rus)
Minta Pisau Kupas Apel, Anggota TNI Tusuk Perutnya
×

