SUKSESI kepemimpinan di tubuh organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sinjai kini tengah bergulir. Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 ini akan memilih ketua untuk masa jabatan 2016-2019.
Ada tiga calon yang bersaing memperebutkan kursi nomor satu di HIPMI Sinjai. Salah satunya adalah Muhtar Bejo.
Sesuai jadwal, Muhtar akan berhadapan dengan dua pesaingnya dalam debat kandidat yang dilaksanakan di Hotel Sinjai hari ini, Selasa (23/8). Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan ketua di Bira Beach, Sabtu (27/8) mendatang.
Muhtar Bejo merupakan salah satu kader terbaik yang dimiliki HIPMI Sinjai. Ia adalah alumni Fakultas Teknik Elektro Universitas Negeri Makassar (UNM).
Untuk maju di musda, putra dari tujuh bersaudara pasangan H Batong dan Hj Gunatang ini mengusung tagline; Yang Muda yang Berusaha.
Pahit getir dan manisnya perjalanan hidup telah dilalui Muhtar. Ia pernah menjadi pengusaha galon. Kemudian beralih menjadi pengusaha di sektor perikanan. Selanjutnya terjun sebagai kontraktor sampai sekarang.
Dalam perjalanan usahanya, Muhtar Bejo mampu tembus hingga level nasional. Bahkan berhubungan langsung dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Muhtar Bejo punya alasan tersendiri melalui tagline yang diusungnya. ”Pemerintahan Presiden Jokowi punya konsep kerja, kerja, kerja. Saya tertantang untuk itu. Lalu saya kemudian berpikir mengusung tagline; Yang Muda yang Berusaha. Yang muda hadir di depan. Yang muda membangun usaha. Yang muda selalu berusaha,” ujarnya.
Menurut Muhtar, begitu MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) berlaku, tanpa kita sadari telah tertinggal 10 tahun dari garis start. Ada banyak kekurangan yang perlu dibenahi dan diperbaiki. Namun untuk mengejar ketertinggalan itu bukanlah sebuah hal yang mustahil.
”Bersama kita bisa. Bersama yang muda kita bisa beberapa langkah lebih cepat. Dan saya mencoba mengutip pernyataan Bung Karno; berikan saya 10 pemuda akan kuguncangkan dunia,” terangnya penuh optimisme.
Sementara untuk misinya, Muhtar Bejo ingin menghadirkan support system mengawal peran pengusaha muda dalam menciptakan iklim usaha yang produktif. Juga mendorong hadirnya percepatan potensi ekonomi.
Selain itu, pengusaha dan pemerintah didorong untuk mendukung kebijakan pembinaan usaha kecil dan menengah untuk sektor ril. Seperti potensi laut dan pertanian. Termasuk dukungan penuh untuk bisnis pariwisata.
Pemerintah dan legislatif juga diminta untuk mengalokasikan dalam APBD bagi pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan bongkat muat dan fasilitas ekonomi kerakyatan, serta sarana transportasi darat, laut dan udara.
Mendorong pemerintah dan dunia perbankan untuk mendukung, serta memberikan fasilitas bagi para pengusaha dan wirausahawan muda. Menyiapkan pengusaha dan wirausahawan muda untuk siap menghadapi MEA dan menyambut era perdagangan bebas.
Pembinaan kewirausahaan bagi pengusaha muda dan calon entrepreneur dilakukan lewat pendidikan dan pelatihan yang melibatkan pemerintah dan dunia pendidikan. Upaya ini tidak terbatas bagi kalangan pengusaha, tapi juga bagi generasi muda yang mau berusaha dan ingin membangun usaha sendiri pada usia produktif, antara 18 sampai dengan 25 tahun.
Yang tak kalah pentingnya, menurut Muhtar Bejo, adalah membangun sistem database berbasis IT guna melakukan invetarisir potensi usaha dan calon wirausaha muda.
Memanfaatkan Teknologi Informasi (IT) yang terintegrasi dengan manajemen organisasi, merupakan sebuah keharusan, guna menjembatani informasi dunia usaha di daerah dan dunia usaha di luar. Dengan begitu, pengusaha kecil dan menengah dapat mengakses informasi dalam pengembangan usaha, serta potensi investasi yang lebih menguntungkan.
”Wujud nyata dari itu, adalah menghadirkan database dengan sistem online yang dapat diakses oleh semua pelaku usaha dan masyarakat biasa di Kabupaten Sinjai untuk pengembangan usaha dan potensi ekonomi lainnya,” terangnya.
Jika nantinya dalam pemilihan diberi amanah untuk memimpin organisasi ini, Muhtar Bejo berjanji akan menyiapkan mobil operasional bagi HIPMI Sinjai.
Optimisme dan keyakinan yang dibangun Muhtar Bejo dalam rangka mengembangkan HIPMI Sinjai ke depan, mendapat apresiasi dari Mahyuddin, Ketua HIPMI Sinjai periode 2009-2013. Dia menyatakan mendukung Muhtar Bejo untuk memimpin organisasi ini.
”Saya mendukung sepenuhnya Muhtar Bejo menjadi ketua HIPMI periode berikutnya. Kenapa? Karena saya menilai Muhtar Bejo itu kader terbaik HIPMI Sinjai yang selama ini telah mampu memperlihatkan kinerja terbaiknya,” kata Mahyuddin yang dihubungi melalui telepon selularnya, kemarin.
Selama ini, organisasi HIPMI dikenal berisikan pengusaha-pengusaha muda yang sukses. Presiden RI, Joko Widodo mengaku pernah menjadi anggota HIPMI saat menjadi pengusaha di Solo, Jawa Tengah. Begitu pula Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang menjadi anggota HIPMI di Makassar. (din/rus/c)
”Bersama yang Muda Kita Bisa”
×

