pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polda Tahan Kasat Narkoba Polres Jeneponto

JENEPONTO, BKM — Aksi ala koboi yang dipertontonkan Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Arivalianto Bermuli mendapat perhatian khusus dari Polda Sulsel. Perwira polisi yang menembak paha bendahara kantor Pengadilan Negeri (PN) Jeneponto, Andi Burhan Karaeng Tengang itu bahkan kini telah ditahan di sel Mapolda Sulsel.
Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno mengkonfirmasi hal itu kepada BKM. ”Penanganan kasusnya sudah diambil polda. Kasat Narkoba sudah ada di polda,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Kaur Bin Ops Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin. ”Kasat Narkoba sudah dibawa Propam Polda ke Makassar, Sabtu (27/8) siang. Dia sudah ditahan di Polda,” terangnya melalui telepon selular, kemarin.
Peristiwa yang menyeret Arivalianto Bermuli terjadi di rumah bernyanyi Rezki Family Jalan Lingkar Bontosunggu, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jumat (26/8) dinihari pukul 02.00 Wita. Saat itu ia tengah bersama Lallo, seseorang yang disebutkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Jeneponto terkait kasus narkoba.
Sementara di room lainnya, 2 ada Karaeng Tengang bersama temannya. iba-tiba saja datang Lallo mengambil ladies atau perempuan yang bertugas menuangkan minuman ke gelas pengunjung di dalam kamar Andi Burhan. Lallo kemudian membawa perempuan tersebut ke room Kasat Narkoba.
Saat itu Karaeng Tengang mengalah dan keluar dari dalam room menuju loby. Entah kenapa, tiba-tiba saja Lallo juga keluar lalu menghajar Burhanuddin. Akhirnya terjadilah perkelahian antara keduanya.
Tidak lama berselang, Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Arivalianto keluar. Dia berteriak meminta keduanya untuk berhenti berkelahi sambil mengeluarkan pistol. Dia kemudian menembak lurus dari dalam yang berjarak 5 meter dari korban.
Kakak korban, Basman Karaeng Tinggi yang dihubungi, kemarin sore mengatakan, Burhan masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. Rencananya, hari ini, Senin (29/8) baru akan dilakukan operasi pengangkatan proyektil peluru.
”Kondisinya masih kritis. Belum dilakukan operasi. Besok (hari ini) baru rencana operasi. Proyektil peluru yang sebelumnya berada di pangkal paha, sekarang berada di bagian perut,” terang Basman. (krk/rus/b)



×


Polda Tahan Kasat Narkoba Polres Jeneponto

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar