MAKASSAR, BKM — Proyek underpass simpang lima Tol-Perintis-Sutami terus digenjot. Sejauh ini, menurut Kepala Satuan Kerja (Satker) Jalan Metropolitan Makassar, Rahman Jamil, kontraktor pelaksana proyek telah menyelesaikan pengeboran untuk tempat tiang pancang 2, 3, 4, 5, dan 6. Sementara untuk tiang 7, 8, dan 9 sementara baru akan dibor. Khusus untuk tiang 8 dan 9, ada persoalan, yakni ditemukan rongga di bawah lapisan struktur tanah.
“Itu yang akan kita uji kembali dan melakukan penyesuaian. Kita menghindari adanya kegagalan pasca konstruksi,” ungkap Rahman di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (7/9).
Rahman melanjutkan, pekerja dan kontraktor pelaksana proyek mendapati banyak rongga dan gua-gua yang ditemukan dari instrumen bio listrik. Posisi rongga itu berada di tengah. Jika tetap dikerjakan penyambungannya dikhawatirkan akan menimbulkan masalah.
“Kita akan evaluasi ulang. Titiknya tidak dipindah, karena harus didesain ulang kalau begitu. Kita kerjakan dulu yang lain. Pengerjaan proyek akan terus dilakukan secara simultan. Persoalan yang ada kita tinggalkan dulu untuk sementara,” jelasnya.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VI, Bastian Sihombing mengatakan, setelah melihat progres pekerjaan di lapangan, underpass tinggal penyelesaiannya. Tidak ada kendala berarti yang ditemukan.
Yang bersoal saat ini adalah manajemen lalulintas yang agak rumit. Karena ada lima persimpangan serta tak sebidang yang ke arah Angkatan Udara (AU) rendah sekali dan tinggi di tol. Konstruksinya sederhana sekali.
Selama proyek berlangsung, dia melihat lalulintas, khususnya pada jam-jam tertentu mengalami perlambatan. Untuk mengebut penyelesaian, kata Bastian, pekerjaan terus digenjot. Bahkan malam haripun, pekerja masih bertugas.
Ditargetkan Juli tahun depan, underpass Simpang Lima sudah selesai. “Estimasi pekerjaan saat ini sudah sekitar 60 persen,” pungkas Bastian. (rhm/rus)
Pekerja Underpass Temukan Banyak Rongga dan Goa
×

