MAKASSAR, BKM — Politeknik Informatika Nasional (Polinas) LP3I Makassar melakukan wisuda ke-V tahun 2016. Sebanyak 388 sarjana baru diwisuda di Phinisi Room Hotel Clarion, Kamis (8/9).
Mereka berasal dari dua program studi (prodi) yang ada di Polinas. Masing-masing Prodi Administrasi Bisnis, dengan konsentrasi Bisnis Administrasi, Administrasi Keuangan, Sekretaris serta Administrasi Perkantoran, dan Prodi Manajemen dengan konsentrasi Informatika Komputer.
Wisuda dihadiri Ketua Yayasan Mitra Mandiri, Dr Ir H Andi Muh Yusran Paris,MM, Direktur Polinas LP3I Makassar, M Abduh Idris, SKom.MM, Kepala Kampus Polinas LP3I Tamalanrea, Andi Yusvan Paris,SH.SE.MM.MBA.
Hadir pula Ketua DPRD Sulsel, HM Roem, Sekretaris Pelaksana (Sespel) Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Dr Hawignyo,MM serta para orang tua wisudawan dan wisudawati. Orasi ilmiah disampaikan Prof Dr H Azhar Arsyad,MA, Rektor Institut Parahikma Indonesia yang juga Ketua Dewan Guru Besar UIN Alauddin Makassar.
Wisuda kali ini mengusung tema; Membangun Bangsa yang Berkarakter dan Berideologi dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Hal ini sejalan dengan visi Polinas Makassar, yakni menjadi institusi perguruan tinggi yang menghasilkan sumber daya yang siap kerja dan berwirausaha.
Ditemui usai wisuda, Pembina Yayasan Mitra Mandiri yang menaungi Polinas, Andi Yusran Paris mengatakan, Polinas terus menerus melakukan perbaikan pada berbagai hal. Dalam proses belajar mengajar, kampus Polinas melakukannya melalui pendekatan praktis, diskusi kelompok, simulasi dan latihan kerja/magang. Sehingga mahasiswa memiliki kemampuan dan keterampilan (hardskill) di bidangnya masing-masing.
Selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki sikap-sikap yang baik (softskill), yang dilakukan dengan cara meningkatkan pembinaan mental spiritual. Antara lain untuk memupuk sikap jujur, disiplin, memiliki etika, sopan santun dan moral yang baik secara umum, maka diberikan mata kuliah pengembangan kepribadian, psikologi dan etika profesi serta kegiatan mentoring agama.
”Pendekatan-pendekatan ini ternyata menunjang keberhasilan para mahasiswa untuk dapat memahami dan mampu mengamalkan keahliannya, baik melalui latihan kerja praktik di perusahaan-perusahaan, maupun di lapangan kerja yang sesungguhnya,” ujarnya.
Direktur Polinas LP3I Makassar, M Abduh Idris, mengatakan sesuai dengan visinya, Polinas terus berusaha menjadi institusi perguruan tinggi yang menyelaraskan sistem pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja dan berwirausaha yang profesional, beriman, dan bertaqwa.
”Kami di Polinas selalu melakukan perbaikan berbagai hal dan terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja dan kebutuhan pemerintah. Pada tahun 2013, Polinas telah mendapatkan akreditasi program studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),” jelasnya.
Polinas Makassar diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada Indonesia pada umumnya dan Sulawesi Selatan pada khususnya, untuk menghasilkan SDM yang siap kerja dan berwirausaha. Dengan demikian dapat membantu pemerintah dalam menekan jumlah pengangguran.
Ketua DPRD Sulsel, HM Roem memberi apresiasi terhadap kehadiran Polinas Makassar. Sebab, lembaga pendidikan ini telah mampu menyediakan lulusan yang dibutuhkan dunia kerja, sekaligus menjadi salah satu solusi menangani masalah pengangguran.
”Kami di DPRD selalu mendukung keberadaan lembaga pendidikan yang memang fokus dalam membantu mengatasi persoalan pengangguran. Pemerintah telah menyediakan anggaran untuk membantu mahasiswa di semester-semester awal, dan ini akan terus dilakukan,” ujarnya.
Dari 388 sarjana baru yang wisuda kemarin, sebanyak 72 diantaranya merupakan wisudawan/wisudawati terbaik. Selanjutnya diseleksi lagi dengan memilih mereka yang memperoleh Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,50 ke atas. Hasilnya, diperoleh lima wisudawan terbaik. Mereka inilah yang diberi penghargaan atas prestasinya. (ita/rus)
Polinas LP3I Wisuda 388 Sarjana
×

