pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Soal 37 Ruko, Klaim Sudah Ikuti Aturan

DIREKTUR PT GMTD Tbk Purnomo Utoyo, menanggapi santai soal berdirinya 37 ruko di sekitar areal Stadion Barombong.
Kata dia, pihaknya tidak mungkin mendirikan bangunan jika tidak memiliki landasan.
“Tentu kita dalam membangun pasti ada landasan-landasannya lah jadi semua sudah kita ikuti,” kata Purnomo yang ditemui di sela-sela pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Selasa (21/3).
Terkait instruksi wali kota yang meminta agar segera membongkar 37 ruko yang terlanjur berdiri di kawasan Stadion Barombong, Utoyo mengatakan, akan terus melakukan koordinasi, baik dengan Pemkot Makassar maupun Pemprov Sulsel.
“Soal mau dibongkar atau tidak, itu pemerintah yang punya pernyataan. Kita masih berkoordinasi dengan pemerintah dan tentu ada solusinyalah. Yah, masa kita bangun kalau tidak punya izin,” lanjut Utoyo.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sempat geram melihat berdirinya puluhan ruko di Stadion Barombong. Kemarahan Syahrul saat melakukan kunjungan di lokasi stadion 10 Maret lalu. Rencananya, kata Syahrul, lokasi tersebut akan dijadikan tempat parkir dan ruang terbuka hijau.
Syahrul bahkan langsung menginstruksikan ke Sekretaris Provinsi Abdul Latif untuk bersurat, karena bangunan itu dinilai tidak sesuai dengan perencanaan tata ruang yang telah ada.
Secara tegas, Syahrul mengatakan pembangunan ruko tersebut harus dihentikan. Informasi lain yang diperoleh, ternyata pembangunan ruko itu belum mengantongi izin dari Pemerintah Kota Makassar.
Syahrul juga berharap pengembang bisa memaklumi keberadaan Stadion Barombong yang merupakan kepentingan publik jangka panjang. Karena itu, dirinya meminta pengembang memperhatikan detail tata ruang yang telah disusun.
Mantan bupati Gowa ini juga menekankan penyelesaian proses pembangunan stadion berkapasitas 45 ribu tersebut. Apalagi Stadion Mattoanging yang ada saat ini sudah tak mampu menampung animo masyarakat yang ingin menonton PSM Makassar bertanding.
“Masa’ daerah yang segini besar dan kemajuan yang tinggi, stadionnya cuma Mattoanging yang hanya kapasitas 10-15 ribu orang. Kita mau yang lebih besar agar taraf internasionalnya juga ada,” ujarnya.
Untuk proses penyelesaiannya sendiri, Syahrul berharap bisa dilakukan di tahun mendatang. Di mana saat ini masih berlangsung penyelesaian tribun utara, menyusul pembangunan tribun barat dan selatan.
“Memang membutuhkan anggaran yang banyak. Oleh karena itu kita bangun dengan tahapan-tahapan sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada. Baik dari APBD maupun APBN. Pak Sekda saya minta nelakukan komunikasi dengan DPR untuk tambahan dana dari APBN,” ungkapnya. (rhm/rus)



×


Soal 37 Ruko, Klaim Sudah Ikuti Aturan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar