PAJAK menjadi sumber pendapatan yang memberi kontribusi besar terhadap pemasukan daerah. Termasuk di Kota Makassar.
Tidak mengherankan jika berbagai cara terus dilakukan untuk menggenjot pemasukan pajak. Baik intensifikasi maupun ekstensifikasi. Termasuk menekan angka tunggakan para wajib pajak.
Salah satu yang menjadi prioritas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak. Tujuannya, membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di bawah komando Irwan Adnan selaku kepala badan, Bapenda Kota Makassar telah melaksanakan berbagai kegiatan. Salah satunya intens menggelar sosialisasi yang ditujukan kepada para wajib pajak.
Sementara program yang telah dilaksanakan, seperti smart tax dan smart touch. Pemasangan tapping box di tempat-tempat usaha. Bahkan telah dibentuk laskar peduli pajak. Program ini dihadirkan guna mencegah terjadinya praktik pungutan liar (pungli) di sektor perpajakan.
Untuk tahun ini Bapenda telah melakukan pemasangan 215 unit tapping box. Masih ada 35 unit tapping box lainnya yang masih dalam proses pemasangan. Penempatannya di beberapa tempat usaha, seperti hotel, restoran maupun kafe. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah para pelaku usaha memenuhi kewajiban pajaknya.
Tapping box adalah sebuah alat yang dapat menangkap transaksi, yang tercetak oleh printer point of sales yang digunakan oleh wajib pajak. Dengan alat ini, wajib pajak dapat terhindar dari laporan internal fiktif karena dapat mengetahui pendapatannya secara riil. Juga dapat mengetahui informasi bahwa pajak yang dibayarkan benar masuk ke kas negara.
Bagi Bapenda, penggunaan tapping box dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efektifitas dan efisiensi dalam pemungutan pajak.
Tapping box biasanya ditempatkan diantara point iof sales (cash register atau CPU) dan printer. Saat akan melakukan print bill atau struk, secara otomatis data yang dikirim ke printer terlebih dahulu tertangkap oleh tapping box. Kemudian dicetak di printer. Prinsip kerja alat ini tidak akan mengganggu sistem yang dioperasikan di point of sales ataupun pada hardware yang digunakan.
“Program yang kita hadirkan ini semata untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak memenuhi kewajibannya. Dengan begitu, pendapatan dari sektor pajak bisa terus ditingkatkan,” kata Irwan Adnan.
Khusus pembentukan laskar peduli pajak, menurut Irwan, bertugas untuk melakukan pendataan transaksi wajib pajak setiap harinya. Dengan kehadiran laskar ini diharapkan tidak terjadi penyelewengan pajak. (muh arif alqadry)
Cegah Penyimpangan dengan Tapping Box dan Laskar Pajak
×

