GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan, saat ini di Gowa telah dibentuk tim Saber Pungli ini. Karena itu, Adnan mewanti-wanti tidak ada aparat pemerintah maupun jajarannya ke bawah yang melakukan pungutan liar (Pungli) apapun itu. Apalagi terkait dana pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2).
Hal itu ditegaskan bupati saat melaunching penyerahan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 tahun pajak 2017 di Baruga Karaeng Galesong kantor Pemkab Gowa, Senin sore (10/4).
Launching ini dihadiri Ketua DPRD Gowa, H Ansar Zaenal Bate, Muspida, pimpinan BRI Kanca Sungguminasa, seluruh pimpinan OPD, para camat, lurah serta kepala desa, kepala lingkungan dan kepala dusun ini. Acara launching ini juga dirangkaikan pembayaran perdana PBB-P2 yang dilakukan secara langsung pejabat Pemkab diawali bupati Gowa dan petinggi daerah lainnya.
Dikatakan Adnan, pungli adalah sebuah tradisi yang sangat merusak tatanan pemerintahan. ”Karena itu saya tegaskan kepada para lurah, kades dan jajarannya ke bawah agar memerangi Pungli. Tidak boleh ada pungutan liar di Gowa. Saya imbau hati-hati dengan Satgas Saber Pungli. Karena tim ini bisa menyamar seakan-akan sebagai warga biasa. Jika itu terjadi dan aparat terbukti melakukan Pungli, maka saat itu juga karir anda senagai aparat akan habis sampai disini. Boleh ada retribusi-retribusi yang kita sudah atur sesuai SOP yang ada. Tapi jika itu di luar ketentuan, maka tidak boleh ada pungutan tersebut. Makanya, kita semua harus jadi panutan untuk masyarakat,” tegas bupati.
Bupati juga mengatakan, dengan memperhatikan potensi pajak yang ada, maka untuk tahun pajak 2015 capaian PBB-P2 sebesar Rp11.881.373.483 atau 105 persen yang mengalami peningkatan pada tahun pajak 2016 sebesar Rp13.707.966.335 atau 121 persen. Diharapkan pencapaian dapat terus meningkat ditahun-tahun mendatang.
”Aparat harus memberikan contoh yang baik dalam membayar PBB P2 tepat waktu. Bahkan, harus lebih awal melakukan pembayaran PBB P2 dari masyarakat,” kilahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Gowa, H Ismail Majid, mengatakan, penyerahan SPPT PBB-P2 ini mulai diserahkan resmi ke masyarakat setekah dilakukan pencetakan masal pada Februari lalu. Jumlah SPPT PBB-P2 yang tercetak saat ini sebanyak 341.675 lembar dengan batas pembayaran 31 Oktober 2017. (sar/mir)
Adnan: Jangan Ada Pungli di Gowa
×

