RUANG kerja berukuran kira-kira 6×4 meter tampak tertata rapi. Sejumlah buku karya penulis besar mengisi lemari di pojok kiri meja kerja.
Tumpukan koran dari berbagai media massa tersimpan di atas meja yang tersusun rapi. Terpajang di dinding sebuah foto berukuran besar, yang tengah bersalaman dengan seorang wanita cantik berpakaian putih.
”Foto Sekertaris DPRD bersama Bupati perempuan pertama di Sulsel.” Begitu keterangan yang tertera di bawah foto tersebut.
Lelaki berbadan besar berpajau batik berwarna sedikit coklat itu adalah Muktar Jaya,SE. Dia kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Luwu Utara.
Sejak awal Januari 2017, lelaki yang karib disapa Bung MJ ini dipercaya sebagai plt sekwan. Sebelumnya, ia pernah menjabat selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Luwu Utara.
Baru sepekan dipercaya memimpin sekretariat dewan, Bung MJ langsung membuat gebrakan. Terutama di bidang informasi (humas) sekretariat DPRD. Ia meluncurkan tabulasi informasi dewan berbentuk website dprd.lutra.id.
Bukan hanya itu. Muktar juga mengumpulkan semua tim ahli DPRD. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Luwu Utara tahun 2018. Rangkaian penyusunan draf pokok pikiran DPRD oleh tim ahli terkait dengan penyusunan RKPD tahun anggaran 2018.
Langkah tersebut ditempuh untuk berburu waktu dengan prinsip kerja Bupati Luwu Utara dengan istilah; ayo bekerja, run.. run.. run… agar jangan tertinggal.
Bagi Bung MJ, bekerja maksimal merupakan bentuk loyalitasnya kepada pimpinan yang telah memberi kepercayaan dalam suatu jabatan.
Ayah dua anak ini punya motto hidup; loyalitas dan kepercayaan di atas segalanya. Dia juga memegang teguh prinsip; pemimpin yang baik itu disegani, bukan ditakuti. Karenanya, pribadi Muktar yang ramah dan ceria amat disenangi sekaligus disegani oleh anak buah, relasi serta rekannya.
Kesuksesannya dalam beberapa jabatan tak membuatnya sombong dan berbangga diri. Dengan rendah hati, dia menyebut bahwa dirinya bukanlah apa-apa tanpa dukungan pimpinan yang telah memberikan amanah serta tanggung jawab. Tak terkecuali dukungan dari seluruh stafnya.
Dalam memimpin sebuah SKPD, Muktar selalu memposisikan diri sebagai bapak, kakak sekaligus teman. ”Di kantor ini bagaikan satu keluarga kecil. Ibarat tubuh manusia yang saling membutuhkan dan melengkapi. Saya sebagai kepala dan anak buah sebagai anggota tubuh yang lain,” katanya memberikan analogi. (yusran)
Hadirkan Pusat Tabulasi Informasi Dewan
×

