pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Spesialis Pencuri Harta Pasien RS Bhayangkara Ditembak

MAKASSAR, BKM — Terjawab sudah siapa spesialis yang sering beraksi mencuri harta milik pasien di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Makassar. Dia adalah Zulfikar alias Ama (23).
Dalam melakukan aksinya, Zulfikar kerap menyamar jadi pembesuk kala situasi sedang sepi. Untuk memuluskan perbuatannya, bermodalkan percaya diri yang tinggi, ia sok kenal dengan keluarga pasien.
Sebelum berpura-pura menjadi pembesuk, Ama terlebih dahulu memperhatikan pasien yang tengah mengutak-atik handphone miliknya. Selanjutnya ia mencari tahu siapa keluarganya. Saat bertemu, Ama kemudian mengajaknya berbincang-bincang. Disitulah ia menanyakan identitas pasien yang tengah dirawat.
Berbekal informasi yang didapatkannya, ia kemudian menyusun strategi. Setelah semua keluarga pasien pulang, Ama lalu memanfaatkan kesempatan. Ia masuk menemui pasien dengan berpura-pura menjadi pembesuk.
Ketika pasien lengah, Ama beraksi menjarah harta berharga miliknya. Selain uang, ia juga mengambil handphone.
Kejadian yang sudah berulang itu kemudian ditindaklanjuti polisi. Tim Khusus Polda Sulsel lalu melakukan pengejaran.
Hasil penelusuran polisi, pelaku diketahui tengah berada di rumahnya Jalan Kuala 2. Tim khusus langsung bergerak dan melakukan penggerebekan. Zulfikar berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan. Ia kemudian digelandang ke pos Tim Khusus Polda, Rabu (3/5) pukul 03.00 Wita.
Kepada polisi yang menginterogasinya, pelaku mengakui perbuatannya. Ia kerap beraksi mencuri harta pasien di RS Bhayangkara.
”Sudah 10 kali saya mencuri. Delapan kali di RS Bhayangkara. Dua kali di Jalan Kumala dan mengambil gurinda milik Semen Tonasa,” akunya.
Usai menjalani pemeriksaan, pukul 05.30 Wita Ama kemudian dibawa untuk pengembangan kasus. Dia diminta menunjukkan lokasi menyembunyikan barang hasil curian milik pasien RS.
Namun, di tengah perjalanan tersangka mencoba melarikan diri. Prosedur tetap (protap) dilakukan polisi. Tiga kali tembakan peringatan tak diindahkan. Petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki Ama.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, menjelaskan bahwa tersangka mengakui melakukan pencurian barang pasien di RS Bhayangkara. ”Tersangka mengambil barang pasien berupa uang dan handphone,” ujar Dicky.
Korban pencurian mengadukan kejadian yang dialaminya ke Polsek Tamalate, dengan nomor: LP/471/IV/2017 Sek Tamalate. Saat menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya satu unit laptop merek HP warna hitam, serta satu unit HP merek Oppo.
Perwira tiga bunga melati di pundaknya ini kemudian merinci waktu dan barang yang disikat pelaku saat beraksi. Di bulan Maret 2016 tersangka beraksi di Jalan Kumala dan mengambil satu unit HP merek Nokia warna hitam.
Pada bulan April 2016 beraksi di RS Bhyangkara dan mencuri uang milik pasien sebesar Rp100 ribu. Juni 2016, beraksi lagi di RS Bhayangkara dan mengambil uang pasien Rp500 ribu.
Sebulan kemudian, mengambil uang pasien RS Bhayangkara senilai Rp300 ribu. Di bulan September, mencuri uang pasien Rp150 ribu. Oktober mencuri lagi uang pasien Rp300 ribu. Di bulan November 2016, tersangka mengambil laptop merek HP warna hitam milik perawat RS Bhayangkara.
Februari 2017, tersangka beraksi di tempat lain dengan mengambil satu unit mesin gurinda milik PT Semen Tonasa. Di bulan yang sama, kembali beraksi di RS Bhayangkara dan mengambil HP merek Oppo warna putih.
Terakhir pada bulan Maret 2017. Zulfikar mengambil HP merek Nokia warna hitam milik pasien RS. (ish/rus)



×


Spesialis Pencuri Harta Pasien RS Bhayangkara Ditembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar