MAKASSAR, BKM — Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Jalan Todopuli Raya blok B9, Sabtu (3/6) pukul 02.45 Wita. Empat orang pelaku yang menggunakan mobil Toyota Avanza terekam kamere Closed Circuit Television (CCTV).
Saat beraksi, pelaku menyerang korban dengan cara memukulnya menggunakan benda tumpul. Sang eksekutor diketahui berbadan ceking. Pelaku berhasil membawa kabur tas milik Hamzah Budu (52), pemilik toko Stand Bugis.
Hamzah menuturkan, pelaku yang menyerangnya menggunakan balok yang dibawa dari dalam mobil Avanza berwarna putih. Mereka sudah lama berada di sekitar toko. Hal itu diketahui dari rekaman CCTV.
“Anakku sudah lihat di CCTV. Ternyata itu pencuri yang naik mobil Avanza warna putih sudah lamami menunggu di dekat toko. Kalau dilihat di CCTV dari jam 02.00 dinihari dia sudah menunggu. Tasku yang saya simpan di kepala motor dia ambilki. Isinya itu ada surat kendaraan, uang dan cincin emas 10 gram yang kalau ditotalkan senilai Rp15 juta,” terangnya.
Menurut Hamzah, beberapa hari belakangan dirinya tidak melihat adanya orang-orang dengan gerak gerik yang mencurigakan. Namun, pada saat kejadian aktifitas di sekitar toko yang biasanya ramai dengan bongkar muat barang hingga di waktu subuh, nampak sepi.
“Tidak biasanya juga di sekitar toko sepi. Biasanya itu adaji aktifitas bongkar muat barang,” ucapnya.
Sambil memegang tangan kanannya yang bengkak akibat dipukul balok, Hamzah mengingat kembali kejadian yang dialaminya. Dimana ketika selesai merapikan toko dan beranjak pulang ke rumah untuk sahur bersama keluarganya, dia dihampiri seorang pemuda yang keluar dari dalam mobil.
Tanpa kata, pelaku yang menghampiri Hamzah yang sudah berada di atas motor langsung mengeluarkan balok yang diselip di belakang badan. Diapun kemudian menyerang korban tanpa ampun.
“Sempat pukulannya saya tangkis. Kemudian saya berteriak minta tolong tapi tidak ada orang. Waktu teriak, saya lihat ada tiga orang di dalam mobil mau keluar tapi tidak jadi. Ada lima menit itu, terus dia lihat tas di motorku lalu diambil. Setelah itu mereka kabur. Saya sudah laporkan ke Polsek Panakkukang usai kejadian,” jelasnya.
SPKT Polsek Panakkukang menuangkan pengaduan korban dalam laporan polisi nomor: LP/824/V/K/2017/Restabes Mks/Sek Panakkukang. Kapolsek Panakkukang, Kompol Dodik membenarkan peristiwa tersebut.
Menurut mantan Kapolsek Biringkanaya itu, korban sebelumnya diintai oleh pelaku. Mobil yang digunakan pelaku diparkir tak jauh dari toko milik korban. Malam itu kebetulan situasi sepi, hingga pelaku beraksi dan menggasak harta milik korban.
“Sebelum beraksi, kawanan pelaku terlebih dahulu mengintai korban. Diduga pelaku pelaku kerap memperhatikan korban pada waktu jam pulangnya. Kebetulan pada waktu itu tidak ada aktifitas bongkar barang di lokasi. Kesempatan ini dimanfaatkan pelaku dengan menganiaya korban, lalu mengambil tas yang disimpan di motornya,” terang Dodik, Minggu (4/6).
Kasus ini, tambah Dodik, masih dalam penyelidikan. Untuk mengungkap kasus ini, polisi akan meminta rekaman CCTV. (arf-ish/rus)
Aksi Empat Perampok Bermobil Terekam CCTV
×

