MAKASSAR, BKM — Hari baru saja berganti, dari Rabu ke Kamis (15/6). Kira-kira pukul 01.00 Wita.
Sekelompok orang yang diduga preman dari Jalan Baji Pangasseng tiba-tiba saja menyerang ke salah satu rumah duka di Jalan Baji Pamai. Mereka melemparkan batu dan melepaskan anak panah. Serangan ini membuat mereka yang berada di rumah duka kaget dan ketakutan.
Seorang saksi, Letkol Edwin Abel (43) menuturkan, ia berduka atas meninggalnya ibundanya Elfina Esra Pasanggong. Keluarga dan tetangga yang datang untuk melayat tengah duduk-duduk di depan rumah duka.
”Tiba-tiba datang sekelompok orang yang diduga preman dari Jalan Baji Pangasseng. Mereka menyerang dengan menggunakan busur serta melempar batu,” ujar Edwin.
Keluarga yang berduka sempat meminta agar para pelaku menghentikan aksinya. Namun mereka tidak merespon dan tak peduli.
”Ada upaya memberikan perlawanan dengan melempar balik mereka. Tapi saya cegat dan melarangnya,” jelas Letkol Edwin Habel kepada anggota Polsek Mamajang yang datang ke TKP bersama petugas Denpom.
Melihat aparat keamanan datang, para pelaku langsung menghentikan aksinya. Mereka kemudian melarikan diri. Petugas Denpom dan personel Polsek Mamajang lalu melakukan pengejaran dan penyisiran. Di TKP ditemukan batu serta anak panah berserakan.
Kapolsek Mamajang, Kompol Jamal mengatakan, laporan keluarga yang berduka dan diserang sudah datang melapor. ”Dari hasil penyelidikan di lokasi penyerangan, petugas telah mengantongi identitas pelaku,” kata Jamal.
Dugaan sementara, tambah Kapolsek, motif penyerangan karena balas dendam dari kelompok Baji Pangasseng ke kelompok Jalan Baji Pamai yang sedang berada di rumah duka. Sementara pihak keluarga yang berduka mengaku tidak memiliki masalah dengan para pelaku penyerangan. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini. (jul/rus)
Preman Serang Rumah Duka di Baji Pamai
×

