pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Giliran Pimpinan Parpol Kritik NA

MAKASSAR, BKM — Pro dan kontra terus mengiringi video pendek yang diunggah bakal calon gubernur Nurdin Abdullah (NA), terkait kritiknya atas progres pembangunan di Sulsel yang dinahkodai pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin. Kali ini berasal dari pimpinan partai politik (parpol) tingkat provinsi Sulsel.
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin mengungkapkan, ada beberapa yang dikritik dalam video tersebut bukan tugas penganggarannya berada di di provinsi, tapi berada di pemerintah pusat. ”Kritik tersebut mungkin salah alamat,” kata ketua Komisi D DPRD Sulsel ini, kemarin.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB menilai tindakan yang dilakukan Nurdin Abdullah tidak etis sebagai seorang bupati. “Jangan hanya karena kepentingan politik Pak Nurdin Abdullah mau jadi calon gubernur, terus melakukan black campaign terhadap gubernur Sulsel. Memangnya Nurdin juga tidak ada masalahnya di Bantaeng,” tulis Irfan yang juga legislator PAN Sulsel ini.
Hal senada dikemukakan Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif. Kata dia, untuk menjadi pemimpin, maka jadilah tanpa harus menyalahkan pemimpin lain.
“Apapun itu kita hanya manusia biasa yang punya kemampuan terbatas,” ujar Syahar, panggilan akrab Syaharuddin Alrif.
Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini mengingatkan, bahwa jika kita hanya bisa mencari kekurangan orang lain untuk memperbaiki citra sendiri, maka seperti ini tidak layak untuk menjadi pimpinan yang lebih tinggi.
Wakil Ketua DPW PPP Sulsel, Andi Nurhidayati menilai apa yang disampaikan oleh tim NA melalui video kreatif yang dimuat oleh akun fanpage Nurdin Abdullah, adalah hal yang harus ditanggapi proporsional.
“Dari sisi politik, video itu adalah video kampanye. Jadi wajar jika menonjolkan kelebihan Nurdin Abdullah dengan progres pembangunan Bantaeng. Namun yang perlu dipahami oleh tim NA bahwa pembangunan Sulsel di bawah kepemimpinan SYL tidak berhenti, namun terus berjalan walaupun mungkin beberapa pihak mengganggapnya lamban,” ujar Andi Nurhidayati.
Tapi yang perlu dipahami, menurut legislator PPP Sulsel ini juga bahwa beberapa anggaran pembangunan tersebut menggunakan dana APBN. Jadi bergantung pada pemerintah pusat.
“Karena itu tidak eloklah menyalahkan pak gubernur dengan kondisi tersebut. Mari kita saling mensupport. Berpolitik santun dan menyampaikan kritikan dengan bijak tanpa tendensi ingin menjatuhkan,” jelas mantan legislator PDK ini.
Sementara bendahara DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel, Ariady Arsal menilai jika video yang disebar salah satu tim sukses bacagub Nurdin Abdullah itu diyakini merupakan sebuah kekhilafan. “Saya yakin adalah kekhilafan dari tim dan tidak bermaksud merendahkan yang lain. Video tersebut tidak sepenuhnya benar. Mungkin dimaksudkan sebagai salah satu cara untuk kampanye meningkatkan pengenalan dan penerimaan dari masyarakat. Akan tetapi kalau informasi yang disebar tidak benar, maka akan menjadi kontra produktif bagi yang bersangkutan. Apalagi membandingkan kondisi Sulsel dengan kabupaten, tentu tidak sebanding,” ujar Ariady.
Untuk itu, legislator PKS Sulsel dua periode ini mengajak semua pihak untuk segera berbenah. “Mudah-mudahan masing-masing pihak segera berbenah dan tidak melakukan kampanye negatif, supaya kondisi Sulsel yang stabil kondusif ini tetap terjaga,” pungkas mantan ketua MPW PKS Sulsel ini.
Terpisah, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang memberikan klarifikasi soal pernyataannya yang dimuat koran ini terbitan, Rabu (19/7). Menurut dia, dirinya tak pernah menyebut kata ‘penyamun’ ketika memberi penjelasan kepada wartawan di gedung DPRD SUlsel, Selasa (18/7). Melainkan Bunyamin, staf ahli bupati Bantaeng.
Sebelumnya, Agus menanggapi video yang diunggah di media sosial facebook tersebut. Dia menegaskan, terlalu kecil jika dirinya diperhadapkan dengan Bunyamin. (rif)




×


Giliran Pimpinan Parpol Kritik NA

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar