pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

SDN Tanggul Patompo 1 Raih Adiwiyata Mandiri

MAKASSA, BKM — Prestasi membanggakan diraih Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanggul Patompo 1, Makassar. Sekolah ini berhasil mendapatkan Adiwiyata Mandiri, penghargaan tertinggi bagi sekolah yang berhasil menciptakan lingkungan sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Mamajang Abdul Samad,SPd,MPd hadir langsung menerima penghargaan tersebut di Jakarta. Ia didampingi guru SDN Tanggul Patompo 1, sebab kepseknya berhalangan karena sakit.
Dihubungi ketika berada di Jakarta, Selasa (1/8) siang, Abdul Samad menjelaskan, piala Adiwiyata Mandiri diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Hadir dalam acara ini kepala Dinas Pendidikan Makassar, sekretaris dinas, kabid dikdas serta sejumlah kepsek dari sejumlah kecamatan di Makassar.
”Khusus di wilayah Kecamatan Mamajang, semua sekolah negeri sudah menyandang status Adiwiyata. Baik tingkat kota, provinsi maupun nasional. Khusus Adiwiyata Mandiri yang merupakan penghargaan tertinggi, ini yang pertama. Makanya, penyerahannya dilakukan oleh presiden,” jelas Abdul Samad melalui sambungan telepon selular.
Diakui Abdul Samad, sekolah Adiwiyata menjadi salah satu dari delapan revolusi pendidikan yang dicanangkan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Karena itu, kerja sama dengan semua OPD terkait terus diintensifkan.
Pada hari yang sama, kemarin juga diserahkan Piala Adipura. Dari enam daerah di Sulsel yang menerima supremasi tertinggi di bidang pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup itu, Makassar salah satunya. Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto hadir langsung menerima penghargaan yang merupakan ketiga kalinya secara berturut-turut.
Setibanya di Makassar, Adipura Kirana ini akan diarak dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Anjungan Pantai Losari, Kamis (3/8).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said mengatakan, persiapan penjemputan Piala Adipura telah rampung. Khususnya stiker nomor urut kendaraan.
Nantinya, tiap OPD dan kecamatan diberikan satu nomor urut kendaraan agar dapat masuk dalam lokasi bandara melakukan penjemputan piala Adipura bersama rombongan.
“Stikernya sudah jadi. Nanti kita bagikan ke OPD dan camat. Masing-masing akan dapat satu atau dua stiker. Sebenarnya memang tidak usah banyak kendaraan masuk dalam lokasi bandara menjemput Adipura. Selebihnya di luar bandara,” jelas Mario, Selasa (1/8).
Mario menambahkan, sebanyak 150 personel diterjunkan untuk berjaga di tiap persimpangan jalan untuk mengatur arus lalulintas. Dia berharap tidak terjadi kemacetan panjang ketika piala Adipura diarak keliling kota.
Anggota DPRD Makassar akan ikut ambil bagian dalam prosesi penyambutan ini. Ketua Komisi A Abdi Asmara mengapresiasi kinerja tim Satgas Adipura dalam pembenahan di titik pantau penilaian, seperti tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, pasar, dan pelabuhan.
“Pasti kita akan turut sambut juga piala Adipura. Ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja walikota saat ini yang sudah berusaha menjadikan Makassar lebih baik,” ujarnya di gedung DPRD Makassar, kemarin.
Ketua Fraksi Demokrat ini menuturkan, selain masalah pertumbuhan penduduk, kriminalitas, keterbatasan fiskal dan krisis energi, 60 persen masalah kota-kota di dunia terkait soal lingkungan hidup, kenyamanan, dan keamanan.
“Kalau pengelolaan lingkungan hidup, pengaturan tata kota, dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat kota itu menjadi suatu hal yang sangat penting. Jika itu semua sudah dibenahi, maka saya yakin tidak ada kota yang tidak makmur,” jelasnya.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tambahnya, tidak bisa dilakukan dengan cara konvensional. Mutlak diperlukan inovasi sebagai kota yang pernah meraih pengahargaan Adipura.
Sekertaris Komisi A DPRD Makassar Mario David, mengatakan bahwa penyambutan piala Adipura perlu dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Warga kota ini juga perlu memeriahkannya.
“Sebagai bentuk apresiasi dengan kinerja pemerintah kota, wajar kalau disambut dengan meriah piala Adipura. Itu sah-sah saja,” tandasnya.
Keberhasilan Kota Makassar meraih piala Adipura tidak terlepas dari andil satuan tugas (satgas) drainase. Ketua Kelompok I Rayon I Satgas Drainase Rivai Djafar, menyebutkan bahwa dibutuhkan kurang lebih delapan anggota untuk tiap-tiap kelompok yang bekerja di setiap wilayah.
“Dalam melakukan pekerjaan membersihkan drainase, dibentuk tim yang terdiri dari delapan orang. Setiap penggalian gorong-gorong biasanya memerlukan waktu tiga hari,” ujar Rivai, kemarin.
Satgas drainase ini, disebutkan Rivai, sudah bertugas di sekitaran Jalan Ammanagappa secara berkala. “Sudah tiga kali kami membersihkan lingkungan ini (drainase Jalan Ammanagappa). Kalau dilihat penuh lagi gorong-gorongnya, kami bersihkan lagi,” tambahnya. (arf-ppl/rus)



×


SDN Tanggul Patompo 1 Raih Adiwiyata Mandiri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar