pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

BKKBN Sulsel Lima Besar Survei Indikator KKBPK

MAKASSAR, BKM — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel berhasil masuk lima besar pelaksanaan survei indikator program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga). Posisi tersebut pada skala nasional dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Survei berlangsung pada bulan April dan Mei 2017. Sebelumnya, pada bulan Maret dilakukan pembekalan bagi para pelaksana di lapangan.
”Yang menilai adalah BKKBN pusat. Penilaian mengacu pada proses pengumpulan data, durasi waktu, kualitas data, kecepatan, kekompakan serta problem yang ditemui di lapangan. Dari penilaian tu, Alhamdulillah BKKBN Sulsel berada pada posisi lima dari 34 provinsi se-Indonesia,” jelas Akmal selaku koordinator pelaksanaan survei KKBPK di kantor BKKBN Sulsel, pekan lalu.
Ia menerangkan, untuk pelaksanaan survei, tim bekerja sama dengan perguruan tinggi. Sebanyak 31 orang yang disebut enumerator direkrut untuk kegiatan ini. Mereka diterjunkan ke lapangan dengan didampingi supervisor yang berasal dari BKKBN Sulsel.
”Khusus untuk Sulsel, ada 74 daerah setingkat desa yang berada di 24 kabupaten/kota dipilih sebagai klaster. Untuk penetapan lokasi ini kita bekerja sama dengan BPS (Badan Pusat Statistik). Pemilihannya secara random. Ada satu atau dua dusun dalam tiap desa yang ditentukan, dengan 35 rumah tangga sebagai sasaran survei,” terang Akmal.
Di tiap-tiap rumah tangga sasaran survei, masing-masing melibatkan kepala keluarga, wanita usia subur hingga remaja. Enumerator yang bertugas mewawancarai keluarga sasaran dibekali dengan smartphone. Alat komunikasi ini telah terkoneksi dengan server yang ada di BKKBN pusat.
”Dengan smartphone, pengiriman data bisa cepat dilakukan. Hasilnya pun bisa cepat diketahui. April dan Mei dilaksanakan survei. Pada bulan Juni hasilnya sudah ada,” jelas Akmal lagi.
Dari sosialisasi hasil pelaksanaan survei bulan lalu, diketahui jika Sulsel tergolong kecil menemui kendala di lapangan. Salah satunya tentang non respons. Hal itu dikarenakan tim survei tidak hanya sekali mendatangi rumah tangga sasaran. Melainkan sampai tiga kali.
”31 enumerator kita yang didampingi supervisor masing-masing memang intens mendatangi rumah tangga sasaran. Sehingga hasilnya bisa lebih akurat,” tandas Akmal. (*/rus)



×


BKKBN Sulsel Lima Besar Survei Indikator KKBPK

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar