BULUKUMBA, BKM — Keluarga besar Gerakan Pramuka Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Gerakan Pramuka ke-56 tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus dengan menggelar apel besar, Senin (14/8). Kegiatan ini dirangkai penutupan perkemahan Kwarcab Gerakan Pramuka Bulukumba, yang telah berlangsung selama empat hari. Apel besar dipusatkan di Dusun Tanah Eja, Desa Manyampa, Kecamatan Ujungloe.
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab ) Bulukumba menjadi pembina upacara apel besar. Ia membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr Adhyaksa Dault. Peringatan kali ini mengambil tema; Bekerja Untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik Bagi Bangsa. Tema ini, menurut Adhiyaksa, mengindikasikan bahwa gerakan pramuka tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter, melalui berbagai kegiatan yang lebih melibatkan kaum muda untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa. Utamanya menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya.
Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bulukumba, dalam laporannya menyampaikan kegiatan Kwartir dalam kurun waktu 2017, diantaranya berhasil menjadi juara III putra pada lomba tingkat IV Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.
Juara umum pada Perkemahan Pramuka Madrasah Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros. Pangkalan SMP Negeri 9 Bulukumba mewakili Provinsi Sulsel pada Kemah Budaya Tingkat Nasional di Palangkaraya.
Selain itu, tambah Tomy, mengikutsertakan 26 pramuka penegak dan pandega pada kegiatan Raimuna Nasional ke XI di Cibubur Jakarta, serta pencapaian 160 Pramuka Garuda Siaga, Penggalang dan Penegak. Selaku Ketua Kwarcab, Tomy Satria juga menyampaikan peringkat hasil penilaian kepada Kwartir Ranting Tergiat untuk tahun 2017, yang berturut-turut diraih oleh Kwarran Gantarang, Kwarran Kajang dan Kwarran Bontotiro.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Mabicab AM Sukri Sappewali mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Siaga Bencana. Para peserta perkemahan juga memberikan bantuan uang tunai hasil celengan selama perkemahan kepada Pengurus Masjid Din Miftahul Jannah Manyampa H Baharuddin sebanyak Rp2.665.000. Juga bantuan beras sebanyak 150 liter yang diperuntukkan kepada warga Manyampa yang kurang mampu.
Melihat para peserta perkemahan menyalurkan bantuan, AM Sukri Sappewali kemudian inisiatif menggalang dana dari para jajaran forkopimda dan kepala OPD yang hadir. Jumlah uang yang terkumpul dari para pejabat untuk masjid dekat lapangan Manyampa tersebut sebanyak Rp3.750.000. (rls)
Pramuka dan Forkopimda Kumpul Uang Bantu Masjid
×

