pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

SYL Ingin Wariskan yang Baik-baik Bagi Pelanjutnya

PERAYATAN HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun ini terasa lebih spesial bagi Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Sebab ini merupakan terakhir kalinya orang nomor satu di Sulsel itu menjadi inspektur upacara dalam kapasitasnya sebagai gubernur Sulsel.
Kendati demikian, Syahrul mengaku tidak ada yang khusus. Sama dengan peringatan HUT Kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya. Perayaan kemerdekaan diwarnai dengan berbagai kegiatan. Hanya saja memang tahun ini, area lapangan di rumah jabatan gubernur yang setiap tahun digunakan untuk upacara pengibaran bendera merah putih lebih baik karena direnovasi.
Lapangan yang sebelumnya tanah berumput sekarang sudah dipasangi paving blok sehingga ketika hujan turun, areal di sana tidak lagi becek. Selain itu, lebih terlihat tertata dan lebih rata.
Bukan tanpa alasan Syahrul menginstruksikan perbaikan lapangan upacara di rujab gubernur di akhir jabatannya. Dia mengaku ingin meninggalkan legacy atau warisan yang baik-baik bagi pelanjutnya, yakni gubernur terpilih mendatang.
Bukan itu saja. Peraih ratusan penghargaan baik yang berskala nasional maupun internasional itu juga menata areal rujab lebih indah. Baruga Sangiaseri tempat pertemuan dirubuhkan, dan diganti dengan yang lebih baik lagi. Selanjutnya area bangunan Baruga Sangiaseri sebelumnya disulap menjadi ruang terbuka hijau.
“Tidak ada yang spesial. Sama dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun-tahun sebelumnya. Cuma kali ini, tempat upacara lebih nyaman karena lapangannya sudah dibenahi,” jelasnya.
Terkait makna peringatan HUT Kemerdekaan yang setiap tahun digelar, Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan aktifitas tersebut sarat akan makna.
“Setiap tahun diperingati agar kita bisa makin cinta pada bangsa, dan kita makin memiliki kesadaran yang kuat terhadap hak dan kewajiban untuk jaga negara agar makin kuat, makin maju, mandiri, modern, tetap dalam bingkai kesatuan yang kuat,” ungkapnya, Selasa (15/8).
Seharusnya, kata mantan Bupati Gowa dua periode itu, setiap HUT Kemerdekaan, sebagai anak bangsa, hendaknya kita harus bisa membaca kemampuan untuk memperkuat eksistensi bangsa.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI harus menjadi kekuatan dan motivasi anak bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan cara-cara yang benar.
Anak bangsa harus bisa membaca tantangan-tantangan yang ada di eranya. Contohnya saat ini. Dimana teknologi semakin maju, tantangan era digital semakin merambah kehidupan bangsa. Seharusnya tantangan itu ditangkap menjadi peluang memajukan kehidupan bernegara. Bukan menyalahgunakan teknologi untuk berbuat kejahatan demi keuntungan diri sendiri.
Selain upacara bendera sebagai puncak peringatan HUT Kemerdekaan, sejumlah rangkaian kegiatan digelar. Diantaranya aneka lomba olahraga dan seni lingkup Pemprov Sulsel. Diantaranya lomba bakiak, tarik tambang, balap karung, senam Maumere, dan menyanyi solo antarpejabat dan staf lingkup Pemprov Sulsel.
Juga digelar pameran pembangunan bernama Sulsel Expo pada 25-27 Agustus di Centrepoint of Indonesia. Ada juga agenda rutin yakni ziarah Taman Makam Pahlawan.
Khusus perlombaan olahraga dan seni serta lomba kebersihan, dilaksanakan 15 hingga 18 Agustus. (rhm/rus)



×


SYL Ingin Wariskan yang Baik-baik Bagi Pelanjutnya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar