pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Oknum Anggota Dewan Diduga Jadi Beking

MAKASSAR, BKM — Bukan tanpa alasan toko handphone (HP) yang beroperasi di Jalan Rappocini merampas hak pengguna jalan. Oknum dewan diduga menjadi beking mereka.
Seperti yang disinyalir Kepala Seksi (Kasi) Ketenteraman, Ketertiban dan Penegakan Perda Kecamatan Rappocini Andi Bintang Haris. ”Informasi yang sampai ke saya, rata-rata toko HP itu ada oknum anggota dewan yang bekingi,” ujarnya kepada BKM, kemarin.
Diakui, sudah banyak laporan yang masuk ke pihaknya terkait keberadaan stand dan etalase HP yang menjorok hingga hampir menyentuh badan jalan. Bahkan pihaknya sudah pernah turun melakukan penertiban dan menahan banyak barang.
Soal izin dan penggunaan pelantang suara yang digunakan para karyawan untuk mengundang pengunjung, menurut Andi Bintang, sudah berkali-kali ditegur. Namun tak dihiraukan.
”Kalau ini rahanya Dinas Perindag, Dinas Perizinan dan Tata Ruang untuk mengambil tindakan. Saya sudah melakukan penertiban. Untuk membongkar kanopi itu Tata Ruang. Lahan parkir tamu digunakan berjualan, Perindag yang harus turun membongkarnya,” terang Andi Bintang lagi.
Untuk saat ini, pemerintah Kecamatan Rappocini tengah mendata pelaku usaha yang terindikasi melakukan pelanggaran. Selanjutnya dilaporkan ke Perindag agar segera diambil tindakan. Karena selain memicu kemacetan, suara yang datang dari tempat ini begitu bising.
”Untuk instansi terkait, jangan yang diambil halusnya saja. Sementara pemerintah kecamatan dapat kasarnya. Sekarang penjual bahan bangunan juga ikut jual HP di situ,” cetusnya.
Salah seorang karyawan toko HP, mengakui kalau penempatan etalase yang menggunakan lahan parkir untuk pengunjung sebenarnya dilarang. Namun pemilik toko mengabaikannya.
”Tidak bisa sebenarnya stand keluar seperti itu. Memakai pelataran parkir. Tapi pemilik toko yang kasih izin kepada penyewa untuk pasang stand,” ujarnya tanpa bersedia ditulis namanya.
Diakui, sudah beberapa kali ada warga sekitar yang komplain. Tapi tak digubris, dengan dalih mereka mengantongi izin.
Dihubungi terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan, pihaknya telah merencanakan untuk mengubah arus lalulintas di Jalan Rappocini. Karena kemacetan sudah menjadi langganan di ruas jalan ini.
Agar fakta buruk yang selalu menghantui masyarakat ini bisa dihilangkan, wali kota yang akrab disapa Danny ini mencari waktu tepat untuk menggelar rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dia menargetkan, 2018 mendatang masalah kemacetan di Kota Makassar tidak lagi terjadi.
”Khusus di Jalan Rappocini, rencananya akan diperlebar dan dibuatkan pedestrian bagi pejalan kaki. Satu arah juga akan diberlakukan tanpa terkecuali,” ujarnya melalui telepon selular, kemarin.
Sebelumnya, Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya Irianto Ahmad, berjanji dalam waktu dekat akan menerjunkan tim terpadu mengawasi aktifitas parkir, khususnya di kawasan Jalan Rappocini.
Pihaknya akan menegur jukir, bahkan mencabut atribut kartunya jika lalai mengatur kendaraan hingga memicu kemacetan. Sementara bagi jukir liar akan diberikan tindakan tegas.
“Dalam waktu dekat saya turunkan tim terpadu mengawasi parkiran di Jalan Rappocini. Saya juga berharap ada rapat bersama yang diakukan kecamatan untuk mengatasi persoalan kemacetan di wilayahnya,” ujar Irianto.
Selain memberikan pengawasan terhadap para jukir, Irianto berharap bagi pemilik toko menyediakan tempat parkir kendaraan bagi pengunjungnya. Sebab, memarkir kendaraan di bahu jalan merupakan pelanggaran dan harus ditindaki.
“Harus ada kerjasama semua pihak. Kalau toko tidak punya tempat parkir, harus ditindaki. Apakah itu dicabut izinnya atau diberikan teguran. Kita maunya ada rapat bersama semua pihak membicarakan ini,” tandasnya.
Dia melihat, setiap toko penjualan handphone di Jalan Rappocini selalu ramai dengan kendaraan roda dua. Kendaraan tersebut adalah milik karyawan. Sehingga memang penting setiap toko meyediakan tempat parkir untuk pengunjung dan karyawannya. (arf-jun/rus)




×


Oknum Anggota Dewan Diduga Jadi Beking

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar