pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Adik Tikam Kakak, Leher Disayat Rekan Kerja

SINJAI, BKM — Tindak pidana penganiayaan terhadap orang lain maupun diri sendiri kian marak di Kabupaten Sinjai akhir-akhir ini. Dalam rentang waktu yang saling berdekatan, sejumlah peristiwa berdarah berlangsung.
Tidak lama terjadi duel maut antara ayah dan anak terjadi di Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, penganiayaan yang melibatkan adik dan anak terjadi di Dusun Lappae, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe. Berlangsung pada Jumat malam (15/9) sekitar pukul 20.00 Wita. Lokasinya di BTN Bumi Lappa Mas I, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.
Pada Sabtu malam (16/9) pukul 20.00 Wita, seorang teman menggorok leher rekannya di Bikeru, Kecamatan Sinjai Selatan. Peganiayaan ini karena pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).
Terakhir, Minggu subuh (17/9) pukul 05.00 Wita. Bertempat di Dusun Mattirodeceng, Desa Kassibuleng,Kecamatan Sinjai Borong. Seorang suami nekat melakukan percobaan bunuh diri.
Ikhwal kejadian adik tikam kakaknya, bermula saat korban bernama Rudding bin Ali (45) menuju pesta perkawinan tetangganya. Saat hendak memarkir sepeda motornya, tiba-tiba pelaku Ampari bin Ali (37) datang. Diapun langsung menyerang korban dengan menggunakan sebilah badik. Tikaman mengenai dada sebelah kiri, lengan sebelah kiri, dan jari-jari tangan sebelah kanan luka teriris.
Sebelum dirujuk ke RSUD Sinjai, korban Rudding sempat menjelaskan penyebab kejadian. Sekitar tahun tahun 2013 lalu, Rudding juga pernah menyerang adiknya dengan parang. Saat itu, adiknya masih bisa menghindar dan selamat.
Akibat tertikam badik, Rudding harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sinjai. Sementara pelaku mendekam di dalam sel tahanan Polres Sinjai.
Pada penganiayaan berat di BTN Bumi Lappa Mas 1, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Sabtu (16/9), korban bernama Jusriadi. Ia dianiaya oleh Sukman, seorang warga Bulukumba. Pelaku menyayat leher bagian belakang korban dengan menggunakan pisau cutter.
Aparat Polres Sinjai yang menerima informasi tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa pelaku sudah melarikan diri ke Bulukumba.
Minggu dinihari (17/9) sekitar pukul 01.30 Wita, tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sadran bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku di Bulukumba. Juga berkoordinasi aparat Polres Bulukumba. Hasilnya, pukul 03.45 Wita, pelaku berhasil diciduk dan digiring ke Mapolres Sinjai.
Dihadapan penyidik, pelaku membeberkan alasan dirinya melakukan perbuatan yang hampir merenggut nyawa rekan kerjanya. Antara mereka berdua masih berteman. Sama-sama bekerja di perusahaan mitra PLN Sinjai sebagai petugas perawatan jaringan. Kesehariannya mereka memangkas ranting pohon yang mengganggu kabel jaringan listrik PLN.
”Saya kapal, Pak. Karena waktu tiba di rumah di Lappa, saat saya turun dari mobil pickup yang kami tumpangi sama-sama setelah bekerja, saya terjatuh. Dia (Jusriadi) tertawai saya. Di dalam rumah saya tanya ke dia, kenapa menertawai saya. Dia bilang, tidak apa-apaji. Disitu saya tambah jengkel. Langsung saya sayat lehernya pakai cutter. Waktu itu saya habis minum miras, Pak,” beber pelaku di hadapan polisi.
Di Bikeru, Kecamatan Sinjai Selatan saat membubarkan aksi balapan liar di depan Puskesmas Sangiaseri, Sabtu malam (16/9) pukul 21.00 Wita, polisi setempat menangkap pelaku penganiayaan.
Anggota Polsek Sinjai Selatan menerima informasi bahwa di dalam puskesmas ada orang yang dirawat karena mabuk. Polisi kemudian masuk dan memeriksanya. Namanya Pabo, yang menderita luka. Petugas kemudian menanyai keluarga korban tentang apa yang terjadi.
Di situ terungkap bahwa telah terjadi penganiayaan terhadap korban. Pelaku dicurigai bernama Akky. Aparat kemudian bergerak mencari pelaku. Atas bantuan dan kerja sama masyarakat dan tokoh setempat, terduga pelaku penganiayaan berhasil ditangkap sekitar pukul 00.00 Wita.
Terakhir, Minggu subuh (17/9) pukul 05.00 Wita, di Dusun Mattirodeceng, Desa Kassibuleng, Kecamatan Sinjai Borong terjadi bunuh diri. Korban bernama Hasbi Budiman bin Minggo (40). Kronologis kejadian dijelaskan oleh Subra alias Sube (37), istri Hasbi.
”Pada malam harinya, suami saya gelisah. Katanya dia merasa ada yang mengejarnya. Tapi saya tetap menbujuknya untuk tidur. Tidak lama kemudian dia tertidur di atas ranjang dan saya juga tertidur di sampingnya,” jelas Sube.
Sekitar pukul 05.00 Wita, Sube terbangun. Namun dia tidak lagi mendapati suaminya di sampingnya. Pencarian pun langsung dilakukan.
Alangkah kagetnya ia, karena sang suami ditemukan di ruang tamu dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kondisinya berlumuran darah di bagian perutnya dan samping tubuhnya. Sube langsung berteriak minta tolong kepada Suhra, ibunya.
Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sardan yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Menyusul banyaknya peristiwa yang dipicu oleh miras, polisi pun langsung bergerak melakukan penggerebekan.
Dari operasi cipta kondisi yang digelar, Sabtu (16/9), polisi menggerebek sebuah rumah di Jalan KH Agusallim, Kelurahan Balangnipa. Dari dalam rumah milik perempuan Martini itu ditemukan minuman keras jenis Topi Rioja sebanyak 36 botol, anker bir 48 botol, Guinnes empat botol. Total 88 botol.
Di rumah Geli yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Keluraha Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, ditemukan pula miras merek Topi Rioja 11 botol, Anker Bir tiga botol, Anggur Kolesom empat botol. Semuanya berjumlah 18 botol.
Dari rumah Mardiana di Jalan Laisi, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, ditemukan miras miras merek Topi Rioja 14 botol, Anker Bir 24 botol, Bendi Star 18 botol, Anggur Kolesom sembilan botol.
Sementara miras jenis ballo didapat dari rumah Muh Ramli di Jalan Laisi. Miras tradisional itu tersimpan dana satu jerigen isi 40 liter.
”Pedagang yang ditemukan menjual miras langsung diinterogasi. Operasi ini sengaja kami lakukan untuk meminimalisir terjadinya tindak kriminal yang dipicu minuman keras,” kata AKP Sardan. (din/rus/b)



×


Adik Tikam Kakak, Leher Disayat Rekan Kerja

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar