pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Siapa di Belakang Appi? Ini Blak-blakannya

MAKASSAR, BKM — Bakal calon wali kota Makassar Munafri Arifuddin bicara blak-blakan soal adanya sejumlah elit partai yang berada di belakangnya. Siapa-siapa saja mereka?
Kepada sejumlah wartawan di sebuah warung kopi, Selasa (3/10), pria yang akrab disapa Appi ini menyebut ada tiga petinggi parpol yang mendukung dirinya untuk ikut berkompetisi di pemilihan wali kota Makassar, 27 Juni 2018 mendatang.
Mereka adalah politisi Partai Golkar Erwin Aksa, politisi Partai Gerindra Sandiaga Uno dan politisi Partai Hanura Raja Sapta Oktohari Oddang. “Iya tentulah, karena ketiganya adalah mantan ketua umum BPP HIPMI (Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia),” ujar Appi.
Menurutnya, baik Erwin Aksa, Sandiaga Uno yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, maupun Raja Sapta Oktohari merupakan mantan ketua umum BPP HIPMI). “Sejak dulu kan saya aktif di HIPMI. Jadi tidak salah jika beliau-beliau ikut membantu saya,” jelasnya.
Soal peluang partai yang akan mengusungnya sebagai calon wali kota, pria kelahiran Majene, 20 September 1975 ini mengaku tengah menjalin komunikasi dengan banyak partai. Diantaranya Golkar, Nasdem, Hanura dan Gerindra.
“Hampir semualah partai kami intens berkomunikasi, termasuk Hanura. Bahkan progresnya di Hanura sudah mencapai 50 persen,” klaim Appi.
CEO PSM Makassar ini mengaku menggunakan multiwindows dalam melihat peluang untuk meraih dukungan parpol. “Kita masing-masing punya strategi untuk mendekati elit parpol. Saya dekati semua. Termasuk pimpinan partai di tingkat provinsi dan kota Makassar,” jelasnya.
Soal calon pendamping untuk posisi calon wakil, Appi yang kembali menegaskan hanya siap maju di Pilwali untuk posisi calon wali kota mengisyaratkan bila wakilnya nanti adalah yang mampu meningkatkan keterpilihan, serta dapat menjaga harmonisasi hubungan jangka panjang.
“Saya siap dengan siapa saja. Saya saya bicara dengan semua orang. Termasuk ibu Cicu, Aru, Pak Rusdin dan tokoh partai lainnya,” ucapnya.
Menantu Aksa Mahmud ini mengakui jika hubungannya dengan Cicu –panggilan akrab Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Nasdem Andi Rachmatika Dewi– sudah lama. Bahkan sejak menjadi penyiar di radio Prambors, serta momen lainnya. Hanya saja, dalam perjalanannya Cicu yang tak lain adalah ketua DPD Nasdem Makassar lebih dulu eksis di panggung politik dari dirinya.
Tentang seberapa besar dukungan orang tua serta keluarga agar dirinya maju di pilwali, Appi mengakui jika dirinya tak akan maju tanpa dorongan dari mereka. “Tak mungkinlah saya maju tanpa restu dari orang tua. Nanti saya bisa jadi batu,” kelakar Appi.
Tak hanya itu, komisaris utama pada sebuah media ini juga tak akan maju, atau siap mundur jika nanti surveinya tidak naik-naik. “Kalau survei saat ini memang jauh di bawah petahana. Tapi nanti kalau survei saya tidak naik-naik, saya tentu akan mundur,” pungkas Appi, yang juga siap meninggalkan sejumlah aktifitasnya bila kelak terpilih. (rif)




×


Siapa di Belakang Appi? Ini Blak-blakannya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar