pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lusa, Menteri PUPR Groundbreaking Tol Layang

MAKASSAR, BKM — Pembangunan tol layang yang membentang di atas Jalan AP Petta Rani, Kota Makassar tak lama lagi dimulai. Sebagai tahap awal, akan dilaksanakan groundbreaking yang rencananya berlangsung 12 Oktober lusa.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dijadwalkan hadir secara langsung dan melakukan pemancangan tiang perdana proyek ini.
Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE) Anwar Toha menjelaskan, rencana groundbreaking jalan layang dalam kota terus dipersiapkan.
Di lokasi groundbreaking, sudah ada alat pancang yang disiapkan untuk digunakan sebagai pertanda dimulainya pengerjaan tol melayang (elevated) dalam kota.
“Kita sudah mulai persiapannya. Alat pancang untuk groundbreaking juga sudah ada di lokasi,” ungkap Anwar kepada BKM, Senin (9/10).
Usai groundbreaking, kata dia, pekerjaan konstruksi tidak langsung dilakukan begitu saja. Rencananya, konstruksi proyek tol ini dimulai pada Maret tahun depan. Dan untuk keperluan pekerjaan, sebulan sebelum pekerjaan konstruksi dilakukan, atau sekitar Februari, median jalan di AP Petta Rani akan ditutup.
“Jadi sebelumnya kami meminta maaf jika nantinya saat pekerjaan berlangsung, perjalanan anda terganggu,” jelasnya.
Secara teknis, pengerjaan akan dilakukan lebih banyak pada malam hari. Karena Jalan AP Petta Rani merupakan kawasan padat lalulintas, terutama di jam-jam sibuk seperti pagi, siang dan sore hari.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan, sebenarnya jalan tol layang dalam kota merupakan inovasi dari Pemerintah Kota Makassar sebagai solusi kemacetan. Hanya saja, proyek yang dirancang selama dua tahun itu harus diserahkan ke Pemprov Sulsel untuk pelaksanaannya.
“Selama kita dipersatukan semua untuk rakyat, mau itu di provinsi ataupun di kota tetap sama. Kita dukung. Sekarang kan sudah di provinsi. Kita dukung itu. Kita dua tahun memproses. Jadi sudah oke, kita serahkan ke provinsi,” terang wali kota yang karib disapa Danny ini, kemarin.
Ia menambahkan, investor pembangunan jembatan layang dalam kota masih seperti yang dulu, yakni masih bersama Nusantara Infrastruktur dengan nilai investasi lebih dari Rp2 triliun.
“Kita juga sebagai penjamin keuangan mereka, dan saya yang memberikan rekoemendasi untuk itu. Dan ini sudah masuk dan sudah kita urus. Sekarang tinggal menunggu peletakan batu pertama pembangunannya,” tandas Danny. (rhm-arf/rus)



×


Lusa, Menteri PUPR Groundbreaking Tol Layang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar