pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dewan Dukung Program Sekolah Ramah Anak

MAKASSAR, BKM — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) bersama DPRD Kota Makassar mengintensifkan program Sekolah Ramah Anak (SRA).
Setelah sebelumnya menggagas komitmen bersama para kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Makassar, kali ini DPPA meminta kesediaan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup Pemerintah Kota Makassar bersama Pimpinan DPRD kota Makassar untuk menandatangani komitmen sebagai terwujudnya Sekolah Ramah Anak. Penandatanganan berlangsung di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (10/10).
Terkait dukungan mewujudkan Sekolah Ramah Anak tersebut, Ketua DPRD Kota Makassar Farouk M Betta, menyampaikan bahwa pihaknya selaku legislatif sangat mengapresiasi program yang dijalankan oleh DPPPA Makassar. Khususnya dalam mewujudkan sekolah yang memperhatikan seluruh siswanya, dan memberikan jaminan perlindungan serta ketersediaan sarana prasarana pendukung.
“Kami tentu sangat mengapresiasi program SRA ini. Kami di legislatif berharap kegiatan seperti ini harus simultan. Tinggal bagaimana kita mengkoordinasikan atau berintegrasi dengan pihak-pihak lain, misalnya dengan Dewan Pendidikan dan dinas terkait lainnya sehingga bisa sinergi,” terang Farouk.
Bahkan, legislator Partai Golkar Makassar ini menyatakan siap memberikan dukungan dari sisi penganggaran dan regulasi demi terwujudnya Sekolah Ramah Anak di Kota Makassar.
“Dukungan pasti ada dari kita. Selama program pemerintah itu sifatnya positif dan memiliki dampak langsung kepada masyarakat, maka kita di legislatif pasti akan mendukung baik dari sisi penganggaran maupun dari sisi regulasi,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal menambahkan, SRA merupakan komitmen pemkot untuk mendukung program nasional, dalam rangka membangun kepribadian bangsa Indonesia.
“SRA ini bukan hanya dalam konteks aplikasi proses pembelajaran di bangku sekolah. Namun untuk membangun kepribadian bangsa. Karenanya harus dimulai dari awal dan tidak boleh parsial. Harus semua unsur terlibat, mulai dari eksekutif legislatif dan semua pemangku kepentingan hingga komponen masyarakat,” jelasnya.
Di SRA, kata wawali, diterapkan bagaimana perlakuan lingkungan strategis pendidikan, sehingga semua potensi-potensi yang ada bisa tersalur dengan baik. Dengan demikian diharapkan anak-anak bisa berkembang dengan maksimal.
“Sebenarnya ini sejalan dengan perintah 18 revolusi pendidikan yang kita jalankan. Kita juga berharap agar program ini tidak hanya di tingkat kota, tapi juga bisa berjalan di tingkat propinsi dan di pemerintah pusat,” ucapnya.
Kepala Dinas PPPA Kota Makassar Tenri A Palallo, mengatakan Sekolah Ramah Anak adalah program yang berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab di sekolah.
SRA ini sebagai upaya menjadikan seluruh sekolah di Makassar sebagai sekolah ramah anak, baik tingkatan PAUD, TK, SD hingga SMP, agar setiap anak diberi perlindungan. Termasuk memberi sarana dan fasilitas pendukung bagi anak.
”Sekolah Ramah Anak ini memberi hak terhadap anak. Seperti penyediaan toilet wanita dan pria yang terpisah, tangga dan penyediaan pintu darurat jika terjadi bencana. Termasuk kantin dan penyediaan makanan yang sehat,” jelas mantan Kabag Humas Pemkot Makassar ini. (ita/rus)



×


Dewan Dukung Program Sekolah Ramah Anak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar