MAKASSAR, BKM — Irsan alias Iccank masih berumur belia, yakni 19 tahun. Namun, sepak terjangnya di dunia kriminal jalanan alias begal sudah cukup banyak.
Warga Jalan Kandea 2 Lorong 118B telah beraksi di 16 titik. Dalam melakukan aksinya, ia melakukan bersama 10 orang temannya. Irsan menggilir mereka untuk menemaninya membegal.
Tapi untuk sementara aksi Irsan terhenti. Tim Unit Jatanras Polrestabes Makassar meringkusnya pada Kamis malam (12/10). Penangkapan dipimpin Kasubnit II Ipda Arif Muda.
Iccang diciduk berdasarkan laporan korban ke polisi nomor: LP/323/K/X/2017 Restabes Makassar/Sek Bontoala tertanggal 7 Oktober 2017. Menindaklanjuti aduan tersebut, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Tak lama kemudian, keberadaan tersangka yang telah dikantongi identitas dan wajahnya berhasil terdeteksi.
”Dari informasi yang kami terima, tersangka sedang berada di Jalan Sunu. Secepatnya kita bergerak ke lokasi,” kata Ipda Arif Muda.
Sebelum melakukan penyergapan, salah seorang personel kepolisian diarahkan untuk melakukan pengintaian. Betul saja, tersangka berada di rumahnya. Polisi pun langsung menangkapnya tanpa perlawanan. Selanjutnya digelandang ke Mapolrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada polisi yang memeriksanya, Iccank mengakui perbuatannya. Ia kerap melakukan aksi pencurian disertai kekerasan di wilayah hukum Polrestabes Makassar.
Usai meminta keterangan Irsan, petugas lalu menggiringnya untuk menunjukkan persembunyian rekan-rekannya. Salah satunya adalah Abdul Muis alias Aco (18). Warga Jalan Sultan Abdullah Raya 3B, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo ini pun berhasil diringkus. Selanjutnya dibawa ke mapolrestabes untuk diperiksa.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Danu, Jumat (13/10), membenarkan penangkapan terhadap dua kawanan begal yang kerap beraksi di Makassar. Kata dia, kawanan begal ini bisa beraksi secara berkelompok, dan disebutkan 10 orang.
”Keduanya masih dalam penyidikan dan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan, diakui telah beraksi di 16 TKP. Tersangka juga menyebutkan identitas rekannya yang digilir setiap melancarkan aksinya. Delapan orang kawanannya sudah kita kantongi identitasnya,” jelas Anwar Danu. (ish/rus)
Bersama 10 Teman, Membegal di 16 TKP
×

