MAKASSAR, BKM — Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu melalui bandar udara tetap saja berlangsung. Hal itu terbukti dari digagalkannya pengiriman serbuk kristal ini melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Paket berisi sabu itu ditemukan di ruang air cargo, Selasa pagi (24/10) pukul 06.10 Wita. Selanjutnya diserahterimakan dari pihak caro PT Angkasa Pura I Logistik kepada petugas kepolisian kawasan bandara.
Sebelumnya, barang haram yang terbungkus rapi ini dibawa oleh kartawan salah satu perusahaan jasa pengiriman. Kemudian dimasukkan ke cargo dengan SMU 8195385. Paket itu disebutkan berisi pakaian, makanan serta kosmetik.
Petugas Avsce kemudian melakukan penimbangan, lalu diinput ke dalam Sitec untuk penerbitan butti timbang barang. Selanjutnya cargo dimasukkan ke dalam X-ray dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas bernama Aswin
Saat paket tersebut melintas, Aswin menaruh curiga. Dia kemudian memerintahkan petugas JNE bernama Wahyudi untuk membukanya. Begitu dibuka, ternyata berisi dua baju dan satu celana serta rok pendek.
Tapi petugas tak mau kecolongan. Dilakukanlah pemeriksaan yang lebih teliti. Hasilnya, ditemukan empat saset yang diduga sabu diselipkan di bagian pinggang rok. Paket itu lalu diamankan ke ruan air cargo terminal supervisor untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan adanya paket berisi sabu yang diamankan petugas bandara.
”Dari hasil pendataan oleh petugas bandara, paket itu dikirim oleh seorang pria bernama Kaka Sandi, warga Makassar. Ditujukan kepada seorang perempuan bernama Dillan, warga Sowi Gunung Bloc D Noor 17 Manokwari, Sorong. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan Satuan Narkoba Polres Maros,” jelas Dicky. (ish/rus)
Sabu Diselipkan di Paket Berisi Rok
×

