MAKASSAR, BKM–Sekretaris Golkar Makassar Abd Wahab Tahir kembali menegaskan ancamannya akan mundur dari Golkar, bilamana partai berlambang pohon beringin rindang ini tidak mengusung kadernya di pemilihan wali kota (pilwali) Makassar Juni 2018 nanti. “Golkar tidak bisa jadi penonton di pilwali Makassar. Sebagai salah satu penjaga marwah partai, maka Golkar Makassar merasa bahwa isu yang berkembang akhir-akhir ini sangat menciderai nilai kekaderan. Saya sebagai kader Golkar, instruksi yang ada adalah koalisi Golkar dengan Nasdem dan belum kita bicarakan soal siapa figurnya,” ujar Wahab Tahir, Kamis (26/10).
Wahab menangkap adanya upaya menjadikan Golkar sebagai penonton di pilwali Makassar. “Saya menangkap kesan ada upaya menjadikan Golkar sebagai penonton di pilwali, dan menjadikan Golkar cukup sebagai tim pemenangan. Itu adalah langkah keliru dan tidak taktis. Sebagai kader saya malu kalau hal itu terjadi,” cetusnya.
Ancaman Wahab yang akan mundur dari Golkar, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Golkar Sulsel HA Kadir Halid. Menurut Kadir, apa yang disampaikan Wahab itu hanya kelakar, tidak serius. “Main-mainji itu,” ujar Kadir yang juga Ketua Komisi E DPRD Sulsel, kemarin.
Adik kandung bakal calon gubernur HAM Nurdin Halid ini, menegaskan bila pihaknya juga mendorong agar Golkar nantinya mengajukan kader di pilwali. “Kalau saya mendukung Appi dengan Rudal,” ucap Kadir.
Sehari sebelumnya, Rabu (25/10), bakal calon wali kota Munafri Arifuddin kembali mendatangi warga yang tinggal di kompleks UNM Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini.
Dalam silaturrahmi dengan warga dan tokoh masyarakat, Appi sapaan akrab CEO PSM ini menyampaikan maksudnya untuk maju dalam pilwali. “Saya datang ke sini untuk mappatabe (minta restu), sekaligus bersilaturrahmi untuk mengetahui kebutuhan warga,” kata Appi dalam sambutannya. (jun-rif)
Wahab tak Ingin Golkar Jadi Penonton
×

