pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ciptakan Aplikasi Game Kenali Kesehatan Gigi Anak

PERKEMBANGAN teknologi di era modern saat ini telah memicu lahirnya berbagai penemuan baru. Penciptaan aplikasi terus bermunculan. Inovasi pun berkembang. Tak terkecuali untuk kesehatan gigi.

Laporan: Ardhita Anggraeni

NAMANYA Uce Ayuandyka. Saat ini tengah menempuh kuliah tingkat akhir di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas). Lahir di Pinrang, 19 Juni 1995.
Dari sisi ekonomi, orang tua Uce –begitu sapaan akrabnya– tidaklah kaya. Ibunya hanyalah seorang wiraswasta dan ibu rumah tangga biasa. Meski begitu, dengan tekad dan keinginan yang kuat, ia bisa duduk di bangku kuliah FKG Unhas dan sampai pada tingkat coas.
Uce tak pernah menyangka sebelumnya bisa kuliah di Unhas. Apalagi di FKG. ”Awalnya saya sempat bilang, jurusan apa ini. Saya tidak pernah bermimpi menjadi seorang dokter gigi,” ujarnya memulai pembicaraan di sebuah sudut dalam kampus Unhas, beberapa waktu lalu.
Awalnya, bungsu dari tiga bersaudara ini ingin menjadi seorang arsitek. Karena ternyata sejaka kecil ia sering melihat dan membaca buku-buku hardcover asal Netherland yang lengkap dengan gambar rancang bangun.
Meski cita-cita itu tak tergapai, karena Uce akhirnya kuliah di FKG, bukan berarti ia tidak bersungguh-sungguh menempuh pendidikan. Sebaliknya, seiring dengan perjalanan waktu, gadis berkulit putih ini mampu mengukir prestasi.
Sebut saja juara I Lomba Artikel Hasil Penelitian dalam rangka Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM) Universitas Hasanuddin 2016. Judul artikel hasil penelitiannya adalah Si Juki 3D: Berani Unjuk Gigi dengan Digital Diary DHE (Solusi Anak Sadar Kesehatan Gigi dan Mulut).
“Saya dan teman-teman juga buat semacam aplikasi bermain berbasis android sebagai media penyuluhan. Sekaligus sebagai panduan untuk orang tua dan anak usia prasekolah mengenali kesahatan gigi anak,” tuturnya.
Ia membuat aplikasi tersebut bukan hanya untuk anak dan orang tua. Tapi juga sebagai media penyuluhan bagi para klinisi atau dokter gigi dan mahasiswa.
Dia memberi nama game ciptaannya itu Si Manggis Celebes. Game ini juga yang mensupport Uce berlaga dalam PIM Nasional 2017.
”Karena saya suka kue-kue yang manis, saya juga harus berikan solusi agar gigi tetap aman walaupun makan yang manis-manis,” ujarnya.
Selain itu, Uce juga membuat beberapa jurnal yang sudah terbit berskala internasional. Salah satunya tentang prevalensi diskolorisasi gigi pada anak prasekolah di Kota Makassar.
Dalam jurnal ini dijelaskan, perubahan warna gigi dapat disebabkan oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik.
“Angka kejadian diskolorisasi gigi yang cukup rendah ditemukan pada anak pra sekolah di Kota Makassar, yaitu sebesar 10,67 persen. Persentase kejadian pada siswa laki-laki sebesar 55,97 persen dan siswa perempuan sebesar 44,03 persen dengan usia 5 tahun,” terangnya.
Semenjak menempuh kuliah di Unhas, telah banyak pengetahuan yang dibagikan oleh Uce untuk orang-orang di sekitarnya. Salah satunya tentang mulut merupakan jendela kesehatan bagi tubuh manusia. Karena itu, dengan tubuh yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. (*/rus)



×


Ciptakan Aplikasi Game Kenali Kesehatan Gigi Anak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar