pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Enam Begal Sadis Diringkus, Tiga Ditembak

MAKASSAR, BKM — Suasana di Perumahan Mega Country Pammanjengan, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros masih sepi. Jarum jam menunjuk pukul 04.00 Wita, Senin subuh (30/10).
Sejumlah personel kepolisian gabungan tim Khusus Polda Sulsel dan Resmob Polres Maros bergerak mendekati sebuah rumah di kompleks tersebut. Pengintaian dilakukan. Selanjutnya memblokade lokasi itu.
Polisi tengah memburu kawanan komplotan begal yang terkenal sadis kala beraksi. Benar saja, di sebuah rumah didapati tiga orang yang sudah lama dicari.
Mereka adalah Syahril Nur alias Nur alias Challi (19), warga Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Hidayat alias Ari (19), warga BTN Kodam 3 Blok C7 Nomor 1, dan Akbar Rajab alias Akbar (21), beralamat di Katimbang, Moncongloe, Kabupaten Maros.
Ketiganya yang berhasil diciduk langsung digelandang ke Mapolda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepada polisi, mereka mengakui aksi begalnya di wilayah hukum Polres Maros.
Namun, bukan hanya mereka bertiga yang melakukannya. Masih ada rekannya yang lain ikut terlibat. Yakni Naba dan Michael Patrick alias Miki, keduanya warga BTN Kodam 3 Blok C2. Ada pula nama Syahril alias Callu, Atrul dan Iqbal.
Nyanyian tersangka kemudian ditindaklanjuti petugas. Selasa dinihari (31/10) aparat bergerak melakukan pengembangan. Naba dan Miki berhasil diringkus di kediamannya. Menyusul kemudian Syahril. Sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sindani yang dikonfirmasi, membenarkan komplotan begal oleh tim gabungan Resmob Polres Maros diback up tim khusus Polda Sulsel.
”Ada enam orang yang diamankan. Awalnya tiga orang yang lebih dulu diringkus. Dari keterangan ketiganya, mereka mengakui perbuatannya. Juga menyebut lima orang yang menemaninya melakukan aksi begal di wilayah Polres Maros,” jelas Dicky.
Dalam pengakuannya, kawanan ini terakhir kali melakukan aksi begal di Lingkungan Padangla’la, Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Maros. Hal tersebut bersesuaian dengan laporan ke korban dengan nomor: LP/152/X/2017/SPKT/Polres Maros/Polsek Mandai.
”Saat itu, komplotan tersangka melakukan begal terhadap korban setelah sebelumnya sempat membuntutinya. Di tengah perjalanan kawanan ini mencegat korban, lalu mengancamnya menggunakan sebilah parang dan anak panah,” terang Dicky.
Selain itu, kawanan ini juga mengaku pernah melakukan pencurian sepeda motor di bulan Oktober 2017. Lokasinya di underpass simpang lima Mandai. Dalam aksinya, mereka berhasil membawa kabur satu unit motor. Selanjutnya, kendaraan roda dua itu dijual ke penadah dengan harga Rp1,5 juta.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Masing-masing satu unit HP merek Oppo, satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih, serta satu unit motor Yamaha Vino warna putih biru.
Usai menginterogasi tersangka, personel gabungan kemudian membawa kelimanya untuk pengembangan. Mereka diminta untuk menunjukkan lokasi menyembunyikan barang bukti. Namun, tersangka melakukan perlawanan. Akhirnya, tiga dari mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki.
Tersangka Syahril bahkan harus mendapat tiga peluru di betis kanannya. Satu butir peluru bersarang di betis kiri Ari, dan Miki mendapat satu butir peluru di betis sebelah kanan. (ish/rus)



×


Enam Begal Sadis Diringkus, Tiga Ditembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar