MAKASSAR, BKM — Alumni perguruan tinggi vokasi, khususnya di bidang kemaritiman memiliki peluang kerja yang sangat besar. Tak terkecuali Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar.
Dua pejabat tinggi mengakui hal itu. Masing-masing Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut (Kapusbang SDM Hubla) Kementerian Perhubungan Arifin Soenardjo, dan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Andi Niartiningsih.
Keduanya menghadiri pelantikan dan wisuda ke-XXVIII perwira remaja pelayaran niaga Polimarim AMI Makassar periode 2017-2018, Sabtu (4/11) di Golden Lily Hall Hotel Four Points by Sheraton. Sebanyak 756 orang diwisuda kali ini. Terdiri dari Program Studi KPN dan Kepelabuhanan 118 orang, Teknika 273 orang dan Nautika 365 orang.
Arifin Soenardjo bertindak selaku inspektur upacara dalam pelantikan dan wisuda ini. Hadir Direktur Polimarim AMI Amrin Rani, empat wakil direktur, mitra Polimarim, civitas akademika serta para orang tua wisudawan dan wisudawati.
Bukan tanpa alasan Arifin mengklaim jika kesempatan kerja alumni Polimarim begitu besar. Ia menyebut, saat ini ada delapan koridor laut untuk pengangkutan barang dalam program tol laut pemerintahan Jokowi-JK. Karena itu, penguasaan terhadap information technologi (IT) mutlak adanya. Kuantitas bukan lagi target utama, melainkan kualitas.
”Polimarim AMI ini bagus sekali. Peralatan untuk praktiknya banyak dan lengkap. Alat seperti memang sangat dibutuhkan agar alumni memiliki penguasaan yang baik terhadap peralatan di kapal. Jadi tidak usah takut. Selama menguasai IT, banyak peluang kerja menunggu. Seperti di Eropa Timur dan Amerika. Mereka butuh tenaga pelaut yang handal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Andi Niartiningsih. Menurut dia, tenaga pelayaran masih sangat dibutuhkan dan dicari. Karena itu, peluang untuk bisa berkipra di bidang ini sangatlah besar.
”Polimarim AMI ini, dari sisi kualitas untuk wilayah Indonesia timur tidak perlu diragukan lagi. Kualitas tiga prodi yang dikelola saat ini, diharapkan semakin mempakuat barisan perguruan tinggi swasta, khususnya di bidang maritim,” kata Andi Niar, sapaan akrab Koordinator Kopertis.
Diakuinya, ada cukup banyak usulan untuk mendirikan perguruan tinggi maritim. Hanya saja, banyak diantaranya yang terkendala pada penyediaaan sumber daya manusia dosen. Sebab Undang-undang Guru dan Dosen mempersyaratkan tenaga dosen harus berkualifikasi S2.
”Selama ini alumni perguruan tinggi maritim lebih banyak yang menekuni bidangnya dengan berlayar. Tapi lambat laun, animo mereka untuk menjadi dosen cukup besar. Sudah cukup banyak senior yang dulunya berlayar, sekarang beralih menjadi dosen,” terangnya.
Direktur Polimarim AMI Amrin Rani di depan wisudawan dan wisudawati serta para orangtuanya, mengingatkan akan pentingnya untuk menjaga nama baik almamater. Apalagi ketika bekerja dan berlayar di luar negeri. (rus)
Arifin: Peluang Kerja Alumni Polimarim Sangat Besar
×

