pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dulu Jual Nasi Kuning, Kini Sirup Ekstrak Rumput Laut

SEBUAH kesuksesan akan bermakna jika merintisnya dari bawah. Bukan hanya pengalaman, tapi mental usahawan pun akan semakin teruji. Seperti itulah kisah Ramlah Rauf.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

RAMLAH RAUF adalah ibu dua orang anak. Saat ini, bersama putra pertamanya Zulfiansyah Akbar, ia bisa mengecap sukses dari usahanya yang dinamai Markisa Aurora.
Markisa Aurora merupakan sirup markisa pertama dengan ekstrak rumput laut. Atas inovasinya, kini produknya telah dikenal di berbagai belahan Indonesia, bahkan ke berbagai negara tetangga.
Omzet yang ia dapatkan dari penjualan sirup miliknya bisa mencapai angka Rp70 juta. Dengan lima karyawannya kini, ia benar-benar berhasil membina usahanya.
BKM menemui Ramlah di rumah produksinya Jalan Tupai IV nomor 9 Makassar. Saat ditemui, Ramlah beserta para karyawannya terlihat sedang mengemas sirup ke dalam botol. Ia mendapat orderan untuk dikirim ke Surabaya sebanyak 1.500 botol.
Wajar jika kondisi rumah produksinya saat itu dipenuhi dengan botol-botol sirup. BKM disuguhi minuman khas buatannya yang memang terasa benar-benar nikmat.
Di tengah-tengah kesibukannya, Ramlah yang ditemani anaknya, Zulfriansyah saat itu mau melayani permintaan BKM untuk diwawancara. Dengan ramah, Ramlah dan Zulfriansyah menceritakan kisahnya.
Sepeninggal suaminya yang berpulang ke rahmatullah, Ramlah ketika itu harus berusaha menghidupi kedua anaknya yang masih kuliah. Kondisi inipun mengharuskannya membuat usaha sendiri.
Sebelum mendirikan usaha sirup markisa, Ramlah sebenarnya telah menekuni beberapa usaha lain. Mulai dari berjualan nasi kuning sampai bakso. Juga bersama anaknya. Semua dilakukan demi memenuhi kebutuhan pendidikan kedua buah hatinya.
Awal usaha, Ramlah berjualan nasi kuning. Ia menjajakannya di pinggir-pinggir jalan hingga menitipkannya di beberapa warung. Jelas omzetnya tak seberapa kala itu. Namun baginya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Seiring waktu, dengan ketekunan yang ia lakukan demi mencari nafkah, akhirnya ada seorang kerabatnya menawarkan untuk berjualan bakso di Foodcourt MTC. Dirasa lebih menjanjikan daripada berjualan nasi kuning, Ramlah dan putranyapun mencoba usaha baru tersebut.
Memang omzetnya lebih baik dibanding berjualan nasi kuning. Namun karena kian banyak saingan di tempat tersebut, semakin lama omzet yang didapat kian menurun. Hingga akhirnya ia menemukan ide baru dengan membuat sirup markisa.
“Sebenarnya kita buat-buat sirup itu dulu hanya sampingan. Kita tetap jualan bakso. Tapi hasil penjualan bakso lama-lama semakin menurun. Sampai pada akhirnya kita pun memutuskan untuk beralih saja ke sirup markisa ini,” ucap Ramlah.
Semakin lama, Ramlah dan Zulfriansyah pun menemukan inovasi baru pada sirupnya. Ia menambahkan ekstrak rumput laut yang membuat gizi pada rumput laut tersebut larut dalam sirup buatannya. Hal inilah yang membuat perbedaan besar pada sirup markisa buatannya dengan sirup lainnya. Hal ini pula yang membuatnya kini jauh lebih sukses dibanding sebelumnya. (*/rus/b)



×


Dulu Jual Nasi Kuning, Kini Sirup Ekstrak Rumput Laut

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar