pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mahasiswi Meninggal di Hari Pernikahan

GOWA, BKM — Rezeki, jodoh dan kematian hanya Tuhan yang tahu. Tak ada satupun manusia di dunia ini yang bisa menyangkalinya. Termasuk Rusmita Dg Rannu yang tinggal di Bonto Ba’do, Desa Kalemandale, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa.
Gadis berusia 20 tahun ini sebenarnya telah bertemu jodohnya. Seorang pria berusia 20 tahun bernama La Ode Muhammad Khalid. Bahkan, pihak keluarga mahasiswi Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) tersebut telah bersepakat dengan hari pelaksanaan ijab kabul.
Dari urun rembuk keluarga kedua calon mempelai beberapa waktu lalu, ditentukan bahwa prosesi ijab kabul dilaksanakan pada hari Rabu, 8 November 2017. Sejak saat itulah persiapan pun dilakukan.
Manusia bisa berencana, namun Tuhan jualah yang menentukan. Seminggu sebelum hari H pernikahannya, Rusmita menderita sakit. Sejak saat itu ia masuk keluar rumah sakit untuk berobat.
Puncaknya ketika ia mesti menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Syekh Yusuf dan harus dirawat inap. Tiga hari kemudian, Rabu (8/11) tepat pukul 11.00 Wita ia mengembuskan nafasnya yang terakhir. Rusmita meninggal di waktu yang seharusnya ia melaksanakan janji suci pernikahan sesuai kesepakatan pihak keluarga.
Pihak RS Syekh Yusuf mendiagnosa almarhumah terserang bakteri salmonela thypi (bakteri penyakit typus). Bakteri ini umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.
Kematian Rusmita membawa duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain tak bisa bersanding di pelaminan bersama pujaan hatinya, ia juga tidak bisa menyelesaikan kuliahnya di PNUP yang tinggal setahun lagi.
Akhirnya, kediaman orang tua mendiang Rusmita bukannya dihadiri para tetamu untuk menghadiri pesta pernikahannya dengan penuh sukacita. Melainkan datang untuk melayat dan menyampaikan turut berbelasungkawa.
Prosesi pernikahan yang telah dipersiapkan, berubah menjadi proses pemakaman jenazah almarhumah Rusmita yang sudah duduk di semester 5 ini.
Dg Rala, paman almarhumah Rusmita yang ditemui di rumah duka, kemarin tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Sebab keponakannya meninggal tepat di hari dan jam untuk ijab kabul.
“Almarhumah meninggal di rumah sakit Syekh Yusuf, Rabu kemarin. Sudah tiga hari memang dia dirawat di ICU karena sakitnya itu. Kata dokter, dia terserang bakteri penyakit typus,” ujar Dg Rala, Kamis siang (9/11).
Dg Rala menjelaskan, tiga hari Rusmita terbaring lemah akibat penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri salmonella typhi. “Begitu kata dokter berdasarkan diagnosa. Seminggu sebelum hari pernikahannya, Rusmita memang keluar masuk rumah sakit,” jelas Dg Rala seraya mengatakan almarhumah telah dimakamkan, Rabu (8/11). (sar/rus)



×


Mahasiswi Meninggal di Hari Pernikahan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar