MAKASSAR, BKM — Ini pelajaran, khususnya bagi remaja perempuan untuk berhati-hati ketika berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial (medsos). Bisa saja itu menjadi awal dari sebuah malapetaka.
Seperti yang dialami Bunga (sengaja namanya kami samarkan). Melalui Facebook (FB), cewek yang masih berusia 18 tahun ini berkenalan dengan seorang pria bernama Zulfikar (20). Siapa sangka, perkenalan itu ternyata berbuah pahit nan memilukan.
Bulan lalu keduanya bertemu di dunia maya. Layaknya sepasang muda mudi, mereka kemudian janjian untuk bertemu. Ditetapkan lokasi pertemuan perdana, yaitu di Jalan Toddopuli V. Senin, 13 November 2017 pukul 15.00 Wita adalah waktu yang ditentukan untuk sua darat.
Tibalah masa pertemuan itu. Bunga pun datang. Begitu pula Zulfikar, yang muncul dengan mengendarai sepeda motor.
Tanpa sungkan, Zulfikar langsung mengajak Bunga untuk pergi dan naik di boncengan motornya. Awalnya Bunga menolak. Namun Zulfikar memaksanya. Keduanya lalu menuju ke sebuah pondok di Bontotangnga, Jalan Abubakar Lambogo.
Sejak hari itu Bunga tak pernah pulang ke rumahnya. Pihak keluarga langsung kasak kusuk melakukan pencarian. Tapi yang dicari tak juga ditemukan. Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Panakkukang.
Sepekan sudah Bunga menghilang. Tim Resmob Polsek Panakkukang yang menerima laporan keluarga Bunga terus melakukan pencarian. Dipimpin Dantim Bripka Dzulqadri, disebarlah personel untuk melakukan penyelidikan di kos-kosan dalam wilayah hukum Polsek Panakkukang.
Penyelidikan itupun berbuah hasil. Diperoleh informasi dari warga jika di sebuah kos-kosan acap kali terdengar suara terikan wanita yang meminta untuk diantar pulang.
Informasi itupun langsung ditindaklanjuti. Tempat kos yang dicurigai jadi sasaran pengintaian. Tak lama berselang, lamat-lamat terdengar suara yang mencurigakan, seperti yang dilaporkan warga.
Kuat dugaan Bunga sedang berada di rumah itu. Salah seorang petugas kepolisian kemudian mengendap-endap berusaha mendekat. Diapun mengintip lewat sebuah celah kamar kos.
Tampak seorang perempuan. Wajahnya sama persis dengan foto yang diserahkan keluarga Bunga saat datang melapor ke Mapolsek Panakkukang.
Setelah memastikan perempuan itu adalah Bunga, polisi kemudian membuka paksa pintu kamar yang digembok dari luar. Dengan segera Bunga langsung dievakuasi, kemudian diamankan di dalam mobil petugas.
Polisi masih tetap berada di lokasi. Mereka kembali melakukan pengintaian terhadap Zulfikar. Informasi yang diperoleh, pria tersebut sedang keluar untuk membeli makanan.
Tak lama berselang, yang ditunggu-tunggu pun datang. Zulfikar muncul dengan menenteng kantong plastik berisi bungkusan nasi dan lauknya.
Setibanya di depan kamar, Zulfikar terkejut. Ia mendapati gembok kamarnya terbuka dan rusak. Lebih kaget lagi, karena setelah masuk ke dalam dia tak mendapati Bunga.
Di saat bersamaan petugas Polsek Panakkukang pun masuk dan menangkap Zulfikar. Selanjutnya ia digiring ke mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, pengungkapan kasus ini berlangsung Senin dinihari (20/11). Zulfikar ditangkap karena melakukan penyekapan disertai pemerkosaan terhadap seorang wanita. Antara korban dan pelaku berkenalan lewat media sosial FB.
”Awalnya kami menerima laporan dari pihak keluarga, ada seorang anak perempuan yang sudah sepekan tidak pulang ke rumah. Informasi itu kami tindaklanjuti, hingga korban berhasil ditemukan dan pelaku penyekapannya ditangkap,” jelas Kompol Ananda, kemarin.
Perwira satu bunga melati di pundaknya ini menerangkan, korban dan pelaku bertemu di Jalan Toddopuli V seusai janjian lewat FB. ”Korban sempat menolak untuk naik ke atas motor pelaku. Namun ia dipaksa, lalu dibawa ke sebuah pondok di Bontotangnga,” tambah Kompol Ananda.
Di lokasi itu, pelaku memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Karena jiwanya terancam, kehormatan Bunga pun terenggut. Selanjutnya ia dibawa ke kamar kos-kosan lalu disekap.
”Di kamar kos, korban juga digauli. Dari pengakuannya, pelaku menggaulinya hingga tiga kali dalam sehari. Itu berlangsung selama lima hari, sebelum akhirnya pelaku diamankan,” tandas Kapolsek. (ish/rus)
Cewek Disekap Seminggu oleh Pria Kenalannya di FB
×

