MAKASSAR, BKM — Maling yang mencuri gawai (HP) milik tiga personel brimob akhirnya terungkap. Namanya Abd Azis alias Wawan. Berusia 33 tahun.
Bukan hanya sekali ini saja Wawan melakukan aksi kriminalnya. Melainkan sudah 16 titik ia tempati mencuri. Semuanya berada dalam wilayah hukum Polrestabes Makassar.
Tindakan nekatnya menggasak barang elektronik anggota brimob saat menunaikan ibadah salat di masjid, akhirnya berbuah derita. Abd Azis harus merasakan panasnya peluru polisi. Tiga butir petimah panas bersarang di kedua kakinya.
Tindakan tegas terhadap Azis terpaksa diambil polisi, karena ia mencoba melarikan diri. Saat itu tersangka digiring Tim Khusus (Timsus) Ranmor Polrestabes Makassar untuk pengembangan. Wawan disuruh menunjukkan sejumlah titik aksinya.
Namun, Azis meronta hingga lepas dari kawalan petugas kepolisian. Saat itulah aparat menembaknya.
Sebelumnya, pada hari Sabtu (25/9) sekitar pukul 17.00 Wita, timsus Ranmor Polrestabes Makassar yang dipimpin Aiptu Budisman Nur menindaklanjuti laporan korban. Dari hasil penyelidikan, pelaku dan keberadaannya berhasil terlacak. Ia tengah berada di rumahnya Jalan Landak.
Tim Ranmor kemudian mengepung rumah Azis. Ia pun diringkus tanpa perlawanan.
Dari tangannya, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya tas yang berisi laptop Sony VAIO warna putih, dompet dan surat-surat penting dan kartu identitas. Ada pula Iphone 4 dan STNK. Tas berisi HP Oppo A39, Samsung J5 warna putih, dan lensa kamera Canon merk H danY.
Selanjutnya tersangka bersama barang bukti hasil jarahannya digiring ke Mapolrestabes Makassar untuk kepentingan penyelidikan. Di hadapan polisi, tersangka mengakui jika dirinya mendalangi aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di 16 lokasi.
”Ada 16 titik (lokasi aksi), Pak. Tapi saya tidak sendirian. Ada seorang temanku. Namanya Dedi Gandir,” ungkap tersangka.
Aiptu Budisman Nur mengatakan, tersangka Abd Azis terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melakukan perlawanan saat diabwa untuk pengembangan.
”Tersangka ini cukup lihai. Dia kerap melakukan pencurian di dalam masjid. Termasuk yang mengambil HP milik tiga anggota brimob,” jelas Aiptu Budisman.
Gawai milik personel brimob tersebut diambil pelaku, saat korban tengah menunaikan salat dhuhur di Masjid Nurul Muhammad. Lokasinya tak jauh dari Pasar Senggol. Aksi pelaku berhasil terekam kamera pengintai (CCTV).
”Berdasarkan pengakuan tersangka, ada 16 titik lokasinya melakukan pencurian. Semuanya di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Saat beraksi, tersangka mengaku ditemani seorang rekannya yang sudah lebih dulu ditangkap,” beber Budisman. (ish/rus)
Beraksi di 16 Titik, Maling HP Tiga Brimob Ditembak
×

