pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Buron Dua Tahun, Raja Begal Ditembak

MAKASSAR, BKM — Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Seperti itulah yang dialami Rangga Serang alias Daeng Serang (22).
Setelah berhasil menghindar dari penangkapan petugas dan buron selama dua tahun, ia kini harus merasakan dinginnya udara dalam sel. Selain itu, sang raja begal yang sudah melakukan aksinya di 50 titik ini dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi.
Dalam aksi begalnya, tersangka dikenal cukup sadis. Tak segan-segan Rangga melukai korbannya jika melawan.
Berdasarkan laporan sejumlah korban, petugas kepolisian melakukan penyelidikan. Namun, Rangga begitu licin. Setelah sekian lama tak ditemukan, dia dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Beberapa waktu berselang, keberadaannya terlacak oleh Tim Khusus Ranmor Polrestabes Makassar. Ia diketahui sedang bersembunyi di rumah orang tuanya di Desa Panyangkallang, Kabupaten Gowa.
Timsus Ranmor Polrestabes yang dipimpin Aiptu Budisman Nur langsung bergerak ke lokasi. Sebelum menyergap pelaku, anggota tim disebar untuk melakukan pengepungan agar Rangga tak meloloskan diri.
Petugas kepolisian kemudian menghampiri rumah tempat persembunyian tersangka. Benar dugaan petugas, Rangga lagi-lagi mencoba melarikan diri.
Mengetahui kedatangan aparat yang hendak menangkapnya, ia langsung melompat melalui jendela. Hanya saja, usahanya kabur kali ini tak berbuah hasil.
Begitu kakinya menyentuh tanah, ia sudah berhadapan dengan pria bertubuh kekar yang menenteng senjata. Tersangka pun diciduk.
Tapi, begal licin ini tak mau menyerah begitu saja. Saat polisi hendak memborgolnya, ia memberontak hingga terlepas dari petugas. Kemudian berlari meninggalkan polisi.
Tak ingin buruannya pergi begitu saja, petugas bereaksi. Tiga kali tembakan peringatan ke udara dilesakkan. Namun tersangka mengabaikannya.
Moncong pistol pun diarahkan ke bagian tubuh Rangga. Dorrr…dorr..Dua peluru mengenai kedua kakinya, hingga akhirnya jatuh tersungkur. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis.
Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Anwar Effendi membenarkan penangkapan Rangga. ”Tersangka sudah dua tahun masuk DPO. Seorang rekannya sudah lebih dulu diamankan,” ujarnya, kemarin.
Anwar mengakui jika Rangga cukup lihai. Bahkan saat ditangkap ia mencoba melakukan perlawanan.
”Berdasarkan pengakuannya, ia sudah melakukan aksi begal hingga lebih dari 50 titik. Dari tangan tersangka diamankan senjata tajam berupa parang, busur dan badik. Diduga digunakan saat melancarkan aksinya. Selain itu, ikut disita satu saset sabu dan bong,” terang Kapolrestabes. (ish-jul/rus)



×


Buron Dua Tahun, Raja Begal Ditembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar