MAKASSAR, BKM — Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman diundang oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis (4/1) besok.
Tak hanya Prof Andalan, semua calon usungan PKS di pilkada serentak Sulawesi Selatan juga diundang menghadiri pertemuan yang akan digelar di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
“Iya, seluruh undangan untuk kandidat dari DPP didistribusi oleh DPW PKS Sulsel ke seluruh kandidat. Salah satunya ke Prof Andalan. Acaranya tanggal 4 di Bidakara Jakarta,” ujar Ketua Desk Pilkada DPW PKS Sulsel, Ariady Arsal, Selasa (2/1).
Menurut Ariady, dalam pertemuan nantinya, semua kandidat yang menjadi usungan PKS di pilgub, pilbup maupun pilwali akan menandatangani pakta integritas dan penyerahan form B-1 KWK formulir untuk pendaftaran ke KPU.
“Agenda dalam acara itu adalah penyampaian platform PKS, sekaligus penandatanganan pakta integritas serta penyerahan Form B-1 KWK formulir untuk pendaftaran ke KPU bagi seluruh kandidat yang akan diusung di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Legislator PKS Sulsel dua periode ini juga menegaskan, PKS berkomitmen untuk tetap berada di barisan pemenangan Prof Andalan. Ariady membantah isu PKS akan mengalihkan dukungannya ke kandidat lain.
“Insya Allah sudah jelas PKS (usung Prof Andalan). Tidak akan berubah pilihan,”jelas Ariady yang juga Bendahara DPW PKS Sulsel ini.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani (IMB) dikabarkan dipanggil untuk menghadap Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu (3/1). Pemanggilan terhadap IMB disebutkan akan menerima surat keputusan (SK) untuk bakal calon wali kota dan bupati yang masih memegang surat tugas maupun rekomendasi.
Tak hanya itu, IMB juga dikabarkan akan membicarakan soal pilgub Sulsel dihadapan petinggi Gerindra. “Pak Idris memang dipanggil oleh Prabowo Rabu tanggal J januari,” ujar Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel Syawaluddin Arif, Selasa (2/1).
Hanya saja, IMB yang dikonfirmasi terpisah terkesan menghindar soal pemanggilan dirinya oleh Prabowo. “Ah, tidak ada pemanggilan. Saya belum dapat informasi,” kelitnya, kemarin.
Wakil Ketua Dewan Penasihat Gerindra Sulsel Yusran Sofyan, mengatakan bila dukungan partainya di pilgub Sulsel masih menunggu petunjuk dari DPP.
Legislator DPRD Sulsel ini mengakui, sampai sekarang memang belum ada kejelasan siapa yang akan diusung Partai Gerindra di pilgub. Sebab di internal partainya ingin melakukan penegakkan demokrasi yang sebenarnya, dengan memberikan pilihan kepada masyarakat Sulsel sehingga mampu berdemokrasi yang baik.
“Kami tidak keluar dari stigma persaingan dalam kontestasi pilgub. Tetapi kita lebih konsen bagaimana membuka ruang selebar-lebarnya sehingga demokrasi di Sulsel bisa berjalan baik,” ujar Yusran.
Wakil Ketua DPRD Sulsel itu, berharap upaya pembegalan partai dari kandidat itu sebenarnya tidak perlu terjadi. Sebab itu kewenangan penuh dari DPP untuk menentukan siapa sebenarnya akan diusung di helatan pesta demokrasi satu kali lima tahun itu.
“Selama ini kita sama-sama lihat dan amati bahwa terjadi tarik menarik dan kepentingan. Tetapi kita tunggu di awal tahun 2018 ini. Karena itu kewenangan penuh dari DPP,” jelas politisi asal Kabupaten Sinjai itu.
Menurutnya, sampai hari ini Partai Gerindra sangat menginginkan proses demokrasi yang baik untuk Sulsel 2018 mendatang. “Yang pasti bahwa dari Partai Gerindra ingin menciptakan demokrasi yang sehat di Sulsel,” ungkapnya.
Sementara itu, dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) masih tetap berada di pasangan Prof Andalan. Sekretaris DPW PAN Sulsel Jamaluddin Jafar, mengungkapkan bila PAN masih berada di barisan NA-SS. “Belum ada perubahan dukungan,” ujar legislator PAN Sulsel dua periode ini.
Bakal calon gubernur Rivai Ras yang dihubungi Selasa sore (2/1), mengaku dirinya telah bertemu dengan Prabowo pada hari Senin (1/1). Bro Rivai yang hingga kemarin berada di Jakarta, masih menunggu apa keputusan mantan calon presiden RI tersebut.
”Ya, saya masih di Jakarta dinda. Kemarin sudah bertemu dengan Pak Prabowo. Apapun hasil dari pertemuan itu, saya akan terima,” tandasnya. (rif)
PKS Undang NA-SS, IMB Dipanggil Prabowo
×

