pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Cakmon Siap Terima Konsekuensi Politik

MAKASSAR, BKM– Gagal maju menjadi calon wakil wali kota Makassar mendampingi Moh Ramdhan Pomanto pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar tidak membuat Nasran Mone kecewa. Justru Cakmon sapaan akrabnya memperlihatkan loyalitasnya mendukung pasangan calon Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).
Sikap berani Cakmon mendukung pasangan DIAmi di Pilwali Makassar 2018 begitu sangat kuat. Dan segala konsekuensi dari partainya siap diterima untuk dapat tetap mendukung pasangan DIAmi.
“Tetap saya dukung dan bersama DIAmi, tidak goyang apapun nanti yang terjadi. Harus berani menerima konsekuensi politik atau sanksi dari partai,” tegas Cakmon, Kamis (18/1).
Ketika partai ingin memberikan sanksi terhadap kader yang tidak sejalan dengan putusan partai kata Cakmon harus dilakukan kajian dan tidak melihat satu per satu saja. Karena tidak menutup kemungkinan adanya kader-kader. “Kalau mau memberikan sanksi harus kontrol baik-baik dan melihat secara keseluruhan. Tidak harus serta merta memberikan sanksi saja. Karena banyaklah yang seperti ini,” akunya.
Dia menambahkan, pasangan DIAmi harus benar-benar didukung. Di mana sosok petahana kinerjanya sudah jelas terlihat untuk Kota Makassar. Selain itu masyarakat masih menginginkan petahana kembali memimpin Makassar. “Danny Pomanto sudah terlihatmi kerja dan hasil kerjanya. Kedua dari hasil survei, masyarakat masih menginginkan Danny Pomanto kembali memimpin Makassar dengan hasil survei 78 persen masyarakat menginginkan,” tutupnya.
Menanggapi pernyataan Cakmon, Ketua DPD II Partai Golkar Makassar Farouk M Betta mengaku telah menyerahkan masalah tersebut DPP dan DPD I Golkar Sulsel. Meski demikian, Aru-panggilan akrab Farouk M Betta ini mengaku ingin lebih fokus untuk pemenangan pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).
Apalagi menurut Aru, dukungan 10 partai pengusung dinilai menjadi modal serta kekuatan besar duet yang mengusung tagline “Makassar untuk Kita” untuk memenangkan pertarungan 27 Juni mendatang.
“Ini yang lebih menjadi tantangan saya secara pribadi atas amanah dipilih sebagai Ketua Tim Pemenangan,”ujar Aru, Kamis (18/1).
Menurutnya, untuk mengantarkan Appi-Cicu sukses memenangkan pertarungan, politisi Golkar sudah menyusun strategi dan langkah-langkah politik bersama 10 partai pengusung.
Hanya saja strategi itu tidak bisa dibeberkan karena hal itu menjadi konsumsi internal. “Pastinya seluruh kekuatan mesin partai pengusung solid dan all out memenangkan Appi-Cicu nanti,”jelasnya.
Rencananya lanjut politisi partai berlambang pohon beringin rindang ini dalam waktu dekat akan menggelar konsolidasi demi mematangkan kerja-kerja politik untuk pemenangan duet pengusaha dan politisi ini.
Konsolidasi ini dilakukan demi menyelaraskan serta menyatukan visi dan misi partai dalam memenangkan pertarungan nantinya. “Kita semua berharap agar semua instrumen partai berjalan dengan baik, agar target partai untuk Appi-Cicu bisa terealisasi yakni menang,”pungkasnya. (ita-arf/rif)



×


Cakmon Siap Terima Konsekuensi Politik

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar