MAKASSAR, BKM — Kelompok pengajian Aura Aulia yang berjumlah 200 orang lebih, terlihat begitu antusias mengikuti Kajian Muslimah yang diadakan Resik V Godokan Sirih di Masjid Besar Al Muamalah Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Selasa (23/1).
Seluruh kelurahan se-Kecamatan Tamalanrea mengutus kelompok pengajiannya untuk ikut dalam kegiatan yang merupakan kerja sama Harian Berita Kota Makassar (BKM), Resik V Godokan Sirih dan Tim Penggerak PKK Kota Makassar.
Kajian Muslimah bertajuk; Wanita Salehah, Cantik & Resik ini dihadiri Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar Tenri A Palallo. Ada pula Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti, Ketua Pembangunan Masjid Al Muamalah H Sukardi, dan Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea Harifah Kaharuddin.
Sementara narasumber Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Hadarati Razak,MKes serta Kabid Dakwah dan Konseling UMI sekaligus Wakil Dekan IV Fakultas Teknik UMI Dr Nur Setiawati, MAg.PhD
Direktur Harian BKM Fachruddin Palapa dalam pembukaan acara, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang mengundang majelis taklim di Kecamatan Tamalanrea.
”Kita bersyukur dengan terselenggaranya kegiatan ini atas support dari Resik V selaku penyelenggara,” ujarnya.
Facruddin menyatakan, kegiatan ini baru pertama kali digelar di Indonesia timur. Kota pertama yang dikunjungi adalah Makassar. ”Sekadar diketahui, Makassar ini adalah kota pertama yang dikunjungi Resik V, dan kecamatan pertama di Tamalanrea. Saya sekali lagi ucapkan terima kasih,” ujarnya.
Kepala DP3A Kota Makassar Tenri A Palallo, mengharapkan kegiatan seperti ini dilakukan secara berkala. ”Kita memang harus ketahui persoalan akan banyak timbul dalam keluarga yang diakibatkan masalah organ intim. Karena itu pelihara organ intimnya sejak sekarang,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengimbau kepada orangtua untuk lebih peka terhadap masalah anak perempuannya, lingkungan serta pergaulannya. Sebab belakangan ini banyak masalah anak-anak perempuan yang menjadi sorotan.
”Jagai lalo anakta ibu. Sudah banyakmi contoh anak di Makassar hamil di luar nikah. Jadi pekaki terhadap pergaulan anakta,” imbaunya.
Kabid Dinkes Kota Makassar, dr Hadarati Razak,MKes dalam pemaparannya, mengatakan bahwa memilih pembersih kewanitaan perlu diperhatikan penggunaan PH 3-4 yang normal. Menjaga bagian tubuh amatlah penting bagi wanita, terutama bagian kewanitaan.
”Saat ini perempuan paling rentan dengan masalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Sehingga kita harus pandai membersihkan dan melindungi aset kewanitaan kita,” terangnya.
Selain itu, lanjut dr Hadarati, wanita perlu menggunakan produk kewanitaan yang alami agar kuman jahat bagian luar kewanitaan dapat dihambat. ”Ada juga kuman bagian dalam kewanitaan yang perlu kita jaga, dengan cara menggunakan pembersih yang lembut dan PHnya balance,” katanya.
Sementara itu, Kabid Dakwah dan Konseling UMI Makassar Dr Nur Setiawai,MAg membahas organ intim kewanitaan dalam pandang Islam. Menurutnya, Islam memberikan batasan tegas pada aktivitas seksual yang akan dilakukan pada masa haid.
”Lakilaki maupun wanita dapat batasan mengenai aktivitas seksual pada masa haid. Karena memiliki dampak negatif, seperti dalam surah Al Baqarah 222-223,” tuturnya.
Dalam acara tersebut, Senior Public Relations SPV dari PT Kino Indonesia Tbk, Florence Cleonora berbagi edukasi mengenai kebersihan area kewanitaan dengan mengenalkan beberapa produk Resik-V Godokan Sirih sebagai antiseptik alami yang sudah tersertifikasi MUI dan berlogo halal.
”Saya sendiri sudah merasakan manfaatnya. Saya sudah melihat produksinya yang betul-betul tradisional pembuatannya tanpa bahan kimia. Bahkan penjualan di Resik V ini sangat laku di Makassar,” bebernya.
Selain itu, Florence juga bakal merekomendasikan akan memasarkan Resik V ini di berbagai outlet dan toko. Selain mudah ditemukan, masyarakat juga lebih sadar akan pentingnya menjaga organ intim kewanitaan.
”Jadi penggunaan Resik V Godokan Sirih ini bisa digunakan kapan saja. Sebab sifatnya hanya melembabkan dan tidak membuat organ intim kita menjadi keset,” kuncinya. (ita/rus)
Wanita Diminta Jaga Organ Intim
×

