pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

JK: Saya yang Awali, Saya yang Akhiri

MAKASSAR, BKM — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan gedung sembilan lantai milik Universitas Fajar (Unifa) di Jalan Prof Abdul Rahman Basalamah, Jumat (26/1). Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa meresmikan sebuah gedung sama halnya menyelesaikan pekerjaan.
Ia bercerita, dulu ia yang meletakkan batu pertama di gedung itu dan sekarang ia kembali meresmikan gedung berlantai sembilan itu. “Saya baru ingat. Gedung ini saya yang awali, saya yang akhiri,” ujarnya.
Kepada mahasiswa yang hadir dalam peresmian ini, JK meminta agar mereka memperlihatkan semangat dalam mengembangkan mutu pendidikan di Sulsel. “Satu hal yang menjadi pelajaran, bahwa jika kita punya tekad yang kuat dan keikhlasan semuanya pasti bisa,” terangnya.
Menurutnya, pembangunan mutu pendidikan merupakan bentuk dalam pembangunan daerah. Dengan produktivitas yang dihasilkan dalam pendidikan akan tercipta teknologi, bukan hanya ijazah. Ia juga meminta agar mahasiswa tidak ketinggalan zaman dan terus berinovasi.
“Ijazah bukanlah menjadi tolok ukur dalam kesuksesan. Karena ijazah hanya sebagai formalitas bahwa kita pernah mengikuti pendidikan di perguruan tinggi,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, JK kembali mengenang masa-masa kuliahnya dulu, bersama sahabatnya Alwi Hamu dan Aksa Mahmud. Mereka dulu disebut tiga serangkai. Bahkan tak lepas dari gerakan aktivis mahasiswa yang suka berdemonstrasi.
Selepas kuliah, JK dan sahabatnya itu memilih banting setir dari gerakan mahasiswa menjadi gerakan ekonomi.
“Demo itu kesalahan saya. Semangat mahasiswa tentu ada, tapi ada juga batasannya. Begitu selesai masa kemahasiswaan, kita memulai dengan gerakan ekonomi,” terangnya dengan menggebu-gebu.
Dewan Pembina Unifa Alwi Hamu mengatakan, kampus ini hadir sebagai universitas sekelas hotel.
“Mahasiswa berhak untuk menikmati hal seperti ini. Karena ini juga dijadikan sebagai laboratorium fakultas pariwisata,” ujarnya.
Baginya, kewajiban setiap orang adalah turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Tidak hanya bertugas untuk mencetak sarjana.
“Kesalahan kita ketika mencetak sarjana tetapi tidak bekerja. Itu dosa besar. Kita perlu melihat pendidikan itu bukan hanya zaman now, tapi the future,” tegasnya.
Dalam kunjungan di Unifa, JK didampingi Alwi Hamu, CEO Foundation Bosowa Group Aksa Mahmud, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Rektor Unifa Prof Sadly Abdul Jabbar, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Hadir juga beberapa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, seperti Nurdin Halid, Azis Qahhar Mudzakkar, dan Tanribali Lamo.
Pembangunan gedung baru Unifa berlantai sembilan tersebut dimulai sejak 2014 dengan anggaran sekitar Rp110 miliar. Berkonsep green building dengan penggunaan energi listrik untuk pencahayaan dan pendingin ruangan yang sangat minim.
Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Fajar Ujung Pandang Ridwan Arief, ruang perkuliahan mahasiswa dirancang khusus untuk merangsang kreatifitas mereka.
Selain ruang perkuliahan, berbagai fasilitas disiapkan untuk membuat mahasiswa betah di kampus. Ruang perkuliahan dalam bentuk teater. Ada yang berkapasitas hingga 100 mahasiswa. Ada pula yang bisa menampung 200 orang.
Belajar tak hanya di dalam kelas. Mahasiswa bakal lebih nyaman berinteraksi di ruang teater kuliah itu. Juga disiapkan ballroom yang siap menampung 1.500 mahasiswa. Mahasiswa juga bisa menikmati fasilitas laboratorium yang lebih lengkap. Mulai laboratorium komputer, komunikasi dan teknik.
“Kita harapkan mahasiswa turut memeliharanya dengan baik. Sekarang kan 4.000 mahasiswa. Ke depan, bisa sampai 8.000 mahasiswa,” sebut dia.
Adapun bagian gedung berdasarkan lantainya, yakni basement sebagai tempat parkir dan ruang aktivitas mahasiswa. Di lantai satu ballroom, lantai dua ruang fakultas dan program studi, serta lantai tiga merupakan perpustakaan dan laboratorium.
Lantai empat hingga delapan merupakan ruang kelas. Lantai sembilan ruang rektorat, yayasan, serta pembina. Gedung tiga lantai di sebelahnya difungsikan sebagai ruang pelayanan akdemik dan teater kuliah. (rhm/rus)



×


JK: Saya yang Awali, Saya yang Akhiri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar