pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sudah 222 Korban Abu Tours Lapor Polda

MAKASSAR, BKM — Korban Abu Tours yang melapor ke posko Polda Sulsel terus bertambah. Hingga Senin (19/2), tercatat sebanyak 222 orang yang mengadu. Sedikitnya ada 16 orang yang mendatangi posko, kemarin.
”Tadi (kemarin) ada yang melapor ke Polda. Jumlahnya hingga saat ini sudah mencapai 222 orang,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, Senin (19/2).
Menurut Dicky, jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah. Mengingat calon jamaah umrah yang menjadi korban dugaan penipuan travel Abu Tours mencapai ribuan orang. Angka-angka pelapor tersebut selanjutnya dikoordinasikan antara Polda Sulsel dengan Kantor Kemenag Sulsel.
Hanya saja, ia belum bisa memastikan proses hukum selanjutnya yang akan dilakukan pihak Polda Sulsel terhadap pihak travel Abu Tours. Pihaknya masih terus menampung dan mengumpulkan bukti serta keterangan terkait kasus yang kini tengah bergulir.
“Kita belum ada agenda untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pemilik travel Abu Tours tersebut,” tandasnya.
Meski begitu, Dicky tidak menampik bila data dan alat buktinya sudah mencukupi, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap pemilik dan pihak-pihak terkait dengan travel Abu Tours.
Sementara itu, dari pantauan BKM di tiga kantor Abu Tours, kemarin, suasananya berbeda. Di Jalan Baji Gau, tak lagi seramai seperti biasanya. Jika sebelumnya silih berganti calon jamaah berdatangan, kini tidak lagi. Hanya beberapa orang yang terlihat masuk dan keluar. Petugas security yang berjaga tampak mengawasi dengan ketat setiap orang yang datang.
Di kantor Abu Tours Jalan Kakaktua, terlihat ada tiga security yang berjaga. Namun tak ada satupun jamaah yang terpantau oleh BKM di kantor tersebut. Salah seorang security mengatakan, di tempat ini memang tidak menerima calon jamaah.
Kondisi yang tak jauh berbeda terlihat di kantor Abu Tour Jalan AP Petta Rani. Security berjaga ekstra ketat. Namun, terlihat lebih banyak calon jamaah yang datang.
Beberapa dari mereka ada yang ingin mengambil paspor. Ada juga yang masih menanyakan perihal kejelasan keberangkatannya.
Salah seorang calon jamaah bernama Etwin, mengakui bahwa dirinya telah mengalami tiga kali penundaan. Pertama ia dijanji akan diberangkatkan pada Desember 2017 lalu. Namun ditunda dan dijanji lagi pada Januari 2018. Setelah mengonfirmasi pada Januari lalu, dirinya malah dikonfirmasi lagi akan diberangkatkan pada Februari. “Nah sekarang ini kita ke sini lagi mau minta kejelasan. Tapi mereka bilang tunggu saja sampai kondisi keuangan stabil lagi,” katanya.
Etwin menyebut, dirinya berencana akan berangkat dengan 20 orang anggota keluarganya. Hal yang disayangkannya, karena ia malah diharuskan menambah pembayaran sebesar Rp21 juta. Hal yang dirasanya sangat memberatkan.
Dirinyapun menambahkan jika pihak keluarganya akan mencoba mengadu ke polda. “Kalau begini, itu keluarga bilang mau lapor saja ke polda. Mau sampai kapan kita menunggu seperti ini,” cetusnya. (mat-nug/rus)



×


Sudah 222 Korban Abu Tours Lapor Polda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar