pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Terima BPK, Syahrul: Tolong WTP-kan Kami

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menerima kepala BPK Perwakilan Sulsel yang baru, Selasa (13/3) di ruang kerjanya. Kunjungan Kepala BPK Perwakilan Sulsel Widiatmantoro, untuk mengundang Syahrul pada acara serah terima jabatan (sertijab) yang akan digelar 20 Maret 2018 mendatang.
Dalam pertemuan itu, beberapa topik menarik dibicarakan. Termasuk harapan Syahrul agar Pemprov Sulsel masih meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelolaan keuangan tahun ini, kendati dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai gubernur.
“Tolong WTP-kan kami tahun ini, ” katanya kepada Widiatmantoro.
SYL mengatakan, peranan BPK sangat penting agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Ia juga meminta saran BPK apa yang harus dilakukan dan tidak.
“BPK bantu kami apa yang boleh dan apa yang tidak, walaupun saya mau berakhir, dan negara ini bisa baik kalau BPK hadir,” kata SYL.
BPK juga ibaratnya sebagai lampu merah, memberikan peringatan agar sesuai aturan yang ada. “Memberikan peringatan, pak hati-hati na, ada begini. BPK sebagai lampu merah, ada yang cepat warning,” sebutnya.
Terkait jabatan barunya di Sulsel, diakui Widiyantoro, menjadi tantangan berbeda di Sulsel dibandingkan daerah lain. “Menjadi kepala di Sulsel, levelnya berbeda dan tinggi. Selain harus bisa bekerja, juga harus pintar jadi tukang protes. Mesti dobel,” kata Widiyatmantoro.
Ia menyebutkan, saat ini pemeriksaan terhadap laporan setiap daerah rutin dilaksanakan. Visi misi BPK, bagaimana laporan keuangan yang ada sesuai prosedur.
“Kita secara rutin harus memeriksa sesuai aturan, visi misi BPK, kalau bisa diperiksa 2-3 kali, masalah apa yang perlu diperbaiki,” ucapnya.
Untuk memperoleh predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), memiliki perhitungan dengan rumus tertentu. Termasuk catatan rekomendasi tahun sebelumnya. Jika tidak atau terlambat, akan mempengaruhi hasil berikutnya.
“Yang paling penting adalah, apa yang dikeluarkan bisa dipertanggungjawabkan. BPK pada prinsipnya bertugas untuk memotret saja,” tambah Kepala Sub Auditorat BPK Andi Sonni.
Sulsel sendiri hingga saat ini telah meraih tujuh kali predikat laporan keuangan opini WTP secara berturut-turut. (rhm/rus)



×


Terima BPK, Syahrul: Tolong WTP-kan Kami

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar