MAKASSAR, BKM — Para goweser yang tergabung dalam Komunitas Bersepeda Orang Sibuk (Kombos) kian intens mengikuti berbagai even. Usai 20 personelnya menaklukkan rute kawasan wisata Pucak, Kabupaten Maros, Minggu (18/3), hal serupa kembali dilakoni sepekan setelahnya.
Pada Minggu (25/3), sedikitnya 17 orang anggota Kombos dan Mambos (sebutan bagi personel wanita), kembali berpartisipasi pada gowes bareng dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Soppeng ke-757.
Start dimulai sekitar pukul 09.00 pagi, bertempat di Lapangan Lamattanete Batubaru, Kabupaten Soppeng. Sebanyak 100 goweser ambil bagian dalam ajang ini. Mereka berasal dari 55 komunitas sepeda yang datang dari empat provinsi, yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
Rute yang ditempuh para peserta sejauh 35 km dengan medan yang beragam. Ada yang datar beraspal, bebukitan terjal, turunan cadas, menyeberangi dua sungai, serta bebatuan maupun hutan yang masih natural tetapi cenderung rimba.
Gustamin Hadmar yang akrab disapa Om Guse selaku leader Kombos, mengatakan bahwa dari sekian banyak even gowes bareng yang pernah diikuti oleh para goweser komunitasnya, maka di Kota Kalong inilah medannya yang cukup lengkap dan menantang adrenalin.
Sedangkan Tante Shanty, salah seorang personel Mambos, menyebut kalau gowes bareng di hari jadi Kabupaten Soppeng ini memberikan pembelajaran dan pengalaman yang cukup berharga bagi ia dan suaminya, Om Zakato (Zakaria), personel Kombos yang ikut gowes bareng.
Om Tuwo (Lukman Tuwo) mengatakan, gowes dengan jarak jauh serta medan mendaki, menurun, berbatu, berlumpur dan licin akan semakin membuat sehat. Karena menjadikan seluruh unsur dalam tubuh berolahraga, termasuk otak. Hal itu diamini young Kombos seperti Darussalam, Faiz, Fatur, Royyan dan Salman.
Finish pertama personel Kombos yaitu Om Accank (Hasanuddin). Disusul Om Erwe (Zainal Arifin), Om Ruslan, Om Dirman, Om Toni dan terakhir Om Aji Sahur.
Mereka sependapat bahwa medan di ajang ini agak berat dan menguras banyak tenaga dibanding even-even lainnya yang pernah diikuti. Namun hal itu tidak membuat nyali mereka berkurang. Malah semakin tertantang.
Zainal Arifin yang juga ketua ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, menilai bahwa apapun yang dialami di event gowes bareng, termasuk di hari jadi Kabupaten Soppeng, ada banyak hikmah yang bisa dipetik. Walaupun dianggap berat, menguras tenaga, penuh tantangan maupun rintangan, namun anggota komunitasnya mampu menunjukkan kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama yang kuat. (rls)
Kombos Taklukkan Medan Menantang di Soppeng
×

