BARRU, BKM — Satu lagi pesta pesta pernikahan menyita perhatian warga Barru. Kali ini hajatan mewah yang digelar pengusaha H Nurdin.
Ia menikahkah putrinya Hj Nuraeni dengan laki-laki asal Bulukumba Andi Sattar Al Musawwir. Pesta putri pengusaha tambak udang dan pemilik pabrik es ini berlangsung di area gudang pabrik es miliknya di Dusun Latimpa, Desa Madello, Kecamatan Balusu, Barru, Rabu (4/4).
Pesta pernikahan disebutkan menghabiskan biaya sebesar Rp2 miliar. Peruntukannya meliputi dekorasi tenda, kelengkapan pesta resepsi, serta mendatangkan tiga artis dangdut.
Lokasi pesta begitu luas dan lapang, karena menggunakan area gudang pabrik es yang sudah dirancang khusus oleh event organizer (EO) yang telah ditunjuk. Di dalamnya disiapkan tempat pelaminan pengantin yang luas, panggung khusus artis dan ruang foto bagi para tamu. Termasuk disediakan tiga layar monitor berukuran besar.
H Nurdin selaku pemilik hajatan, mengakui jika biaya yang dikeluarkan untuk resepsi pernikahan putrinya ini mencapai angka Rp2 miliar. Jumlah tersebut sudah termasuk untuk membayar honor artis dandut Evi Masamba, Rasya D’Academy 2 dan Ilyas Safaruddin. ”Untuk undangan, ada 4.000 yang disebar,” sebut H Nurdin.
Lalu berapa uang panaik (mahar) untuk sang putri dari mempelai pria? Pengusaha yang bergerak di bidang tambak, sarang burung walet dan pabrik es ini menyebut angka Rp150 juta, ditambah perhiasan emas 30 gram.
Sedangkan kelengkapan lain, seperti erang-erang (seserahan), menurut Chaly Aprilio selaku EO yang ditunjuk menangani acara ini, jumlahnya cukup banyak. Mulai dari baju pengantin, tas, sepatu dan aneka barang lainnya. ”Total biaya erang-erangnya mencapai Rp30 juta,” ucap Chaly.
Akad nikah pasangan ini berlangsung di kediaman mempelai perempuan di Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, sekitar pukul 11.00 Wita. Usai menyampaikan ijab kabul, keduanya lalu dibawa ke lokasi pesta pernikahan di area pabrik es milik yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah H Nurdin.
Perjalanan cinta dari putri pasangan suami istri H Nurdin dan Hj Wara, ini dituturkan Nurhilda Nurdin, adik dari Hj Nuraeni. Nurhilda yang merupakan anak kedua, mengatakan bahwa kakaknya melewati masa pacaran dengan Andi Sattar selama tiga tahun. Waktu itu H Nuraeni kuliah di YAPMA Makassar, sementara Andi Sattar kuliah di AIPI Makassar.
“Pertama kali kakak saya berkenalan dengan suaminya yang sekarang di depan rumah bernyanyi Inul Vista di Tamalanrea (Makassar). Kemudian berlanjut ke masa pacaran tiga tahun, hingga lanjut ke jenjang pernikahan hari ini (kemarin),” terang cewek yang biasa disapa Gaeng ini.
Suasana resepsi siang kemarin tampak sangat ramai. Karena bersamaan datangnya antara tamu H Nurdin dengan pengantar mempelai pria dari Bulukumba.
Di depan panggung pengantin disuguhi beberapa jenis tarian daerah yang dibawakan salah satu sanggar tari di Barru. Tetamu yang hadir adalah keluarga H Nurdin dari Kabupaten Pangkep, dan kerabat Hj Wara, istri H Nurdin dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barru.
Pesta juga dihadiri sejumlah pengusaha keturunan Tionghoa asal Makassar. Termasuk Wakil Ketua DPRD Barru Andi Wawo Mannojengi. Di luar lokasi pesta pengantin terpajang beberapa ucapan selamat dari kolega pengusaha H Nurdin.
Jalannya resepsi dijaga aparat Polsek Balusu dan Satlantas Polres Barru. Karena lokasi pesta terletak di pinggir jalan poros Barru-Parepare. Dua sisi jalan dijejali parkir mobil. Bahkan separuh jalur jalan poros dari arah utara ditutup. Petugas dari Satlantas memberi isyarat kepada pengendara yang melintas untuk mengurangi kecepatan. (udi/rus)
Pernikahan Mewah Habiskan Rp2 M, Dihibur Evi Masamba
×

