MAKASSAR, BKM — Syahrul Yasin Limpo secara resmi melepas masa jabatannya. Pelepasan secara spesial akan dilakukan oleh seluruh komunitas yang selama ini mendukung dan memenangkannya sebagai gubernur selama dua periode.
Salah seorang pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) Agus Sumantri, menjelaskan usai cara sertijab di kantor gubernur, rencananya SYL akan diarak dan konvoi keliling kota menggunakan jeep terbuka.
“Semua komunitas pendukung Pak Syahrul akan ikut konvoi. Mulai dari komunitas pendukung di periode pertama hingga kedua. Kita akan arak di beberapa ruas jalan,” kata Agus kepada BKM akhir pekan lalu.
Diperkirakan, sekitar seribuan orang akan ikut dalam konvoi tersebut.
Seperti diketahui, cukup banyak komunitas yang menjadi pendukung Syahrul selama ini. Terutama komunitas yang pernah memenangkannya pada pemilihan gubernur. Mulai dari FKPPI, pramuka, Kosgoro, Brigade 02, Brigade 914, dan masih banyak lagi.
Agus Sumantri yang pernah menjabat sebagai kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel melanjutkan, Syahrul akan diarak mulai dari kantor gubernur Sulsel melewati Urip Sumoharjo, berbelok ke AP Petta Rani. Kemudian menuju ke Jalan Sultan Alauddin hingga Masjid Agung Syekh Yusuf. Di sana, Syahrul akan menunaikan salat.
Alasan dipilihnya Syekh Yusuf sebagai tujuan, karena disanalah Syahrul memulai derap langkahnya dalam kontestasi pilgub.
“Pak Syahrul dulu start dari Masjid Syekh Yusuf saat akan berangkat mendaftar pilgub,” ungkap Agus Sumantri.
Jauh sebelum berakhir masa jabatannya, Syahrul mulai membiasakan diri untuk tinggal di rumah pribadinya, di Kompleks Bumi Permata Hijau (BPH) Jalan Sultan Alauddin.
Barang-barang milik pribadinya dipindahkan secara bertahap. Dan terakhir, Sabtu (7/4), seluruh barang pribadinya sudah terangkut semua. Termasuk foto milik anaknya, almarhum Rinra Sujiwa Syahrul yang selama ini terpajang di ruang tamu rumah jabatan yang terletak di Jalan Sungai Tangka, Makassar.
Tautoto Tana Ranggina yang hari ini dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel menjelaskan, rumah jabatan gubernur memang sudah dikosongkan. Rumah jabatan wakil gubernur yang selama 10 tahun ditempati Agus Arifin Nu’mang juga sudah kosong. Malah pengosongannya sudah lama dilakukan, mengingat Agus cuti dari posisinya sebagai wagub karena ikut pada kontestasi pilgub Sulsel 2018.
Tautoto mengatakan, Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono juga sudah melakukan peninjauan ke rujab gubernur.
“Memang perlu ada perbaikan di beberapa bagian mengingat itu adalah bangunan tua,” terangnya.
Sebagai mantan gubernur serta wakil gubernur, Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang tetap mendapat gaji dari negara. Tapi itu diluar tunjangan.
“Besarannya saya tidak tahu. Tapi itu mengacu pada aturan yang berlaku, ” jelas Tautoto. (rhm/rus)
Syahrul Diarak Hingga Masjid Syekh Yusuf
×

