GOWA, BKM — Menghadiri giat jalan sehat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) IAIN/UIN Alauddin Makassar yang dihelat serangkaian reuni nasional, Minggu (15/4/2018) di Training Centre UIN Makassar ini, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengajukan permintaan untuk KAHMI.
Dihadapan para anggota KAHMI termasuk Ketua KAHMI Rayon UINAM, Arifuddin Sirait, bupati termuda di Indonesia Timur ini meminta UIN melalui KAHMI agar NPWP UIN yang beralamat Makassar segera dialihkan menjadi NPWP Gowa.
“Selama ini pajak yang dibayar UIN sebesar Rp 4,5 miliar pertahun itu jatuh ke Makassar sementara bangunannya ada di Gowa. Padahal jika pajak yang dibayarkan UIN Rp 4,5 miliar itu ke Gowa maka dana bagi hasil masuk ke PAD Gowa sebesar Rp 900 juta, sehingga tentu akan mempercepat pembangunan di daerah ini,” kata Adnan.
Adnan pun mencontohkan salah satu pembangunan yang akan dilakukannya itu antara lain rencananya memperlebar Bundaran Samata dan Jl HM Yasin Limpo dengan luas minimal 2,5 – 5 meter.
“Tahun ini kita akan melebarkan jalan minimal 2,5 – 5 meter yang akan menjadi 4 badan jalan sampai padivalley. Bundaran Samata ini, akan kita jadikan setara Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin, sehingga akan mempermudah akses jalan,” jelas Adnan.
Jalan sehat yang mengusung tema ‘Konsolidasi dan Promosi Kader untuk Indonesia’ ini, menurut Ketua KAHMI Rayon UINAM, Arifuddin Sirait, jalan sehat ini menjadi ajang silaturahim bagi semua pihak yang hadir apalagi giat ini dihadiri alumni dari Ternate, Muna, Kendari hingga dari Bangkok Thailand.
Turut hadir dalam jalan sehat itu Plt Walikota Makassar, Syamsu Rizal, Kadis Sosial Gowa, Kadispora Gowa, dan Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa. (saribulan)
Berita Terkait:

