MAKASSAR, BKM — Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (2/5), SDN Kompleks Sambung Jawa di Jalan Baji Gau 1, Makassar menggelar upacara yang tidak biasa. Seluruh kegiatan dalam pelaksanaaan upacara diperankan oleh murid. Sementara para guru dan kepala sekolah hadir sebagai peserta upacara.
Seorang murid kelas VI bernama Imam akan menjalani hari istimewanya sebagai seorang kepala sekolah dalam sehari. Ia akan menjadi pembina upacara, memberi sambutan arahan sebagai ‘kepala sekolah. Dia memimpin upacara dengan pakaian resmi, seperti baju korpri lengkap dengan kopiah.
Selain Imam, sejumlah murid juga akan berperan sebagai guru sehari. Mereka akan merasakan pengalaman memberi pelajaran di depan kelas.
Dihubungi melalui gawai, kemarin, Kepala SDN Sambung Jawa Fahmawati menjelaskan bahwa hal ini sesuai dengan tema sekolah yang ia pimpin, yakni Sekolah Ramah Anak (SRA). Karena itu, peringatan Hardiknas kali ini seluruhnya melibatkan murid sebagai pelaksana upacara
“Sebagai SRA, kami melaksanakan tema Kenali Profesi (kepo) untuk upacara Hardiknas. Tema Keponya, siapa yang bercita-cita untuk menjalani profesi di dunia pendidikan. Murid yang bercita-cita menjadi kepala sekolah dan guru, mereka itulah yang jadi pelaksana. Di sini kami tidak menunjuk murid. Namun mereka yang mengajukan diri. Siapa yang berminat, itu yang diberi kesempatan,” terang Fahmawati
Untuk pelaksanaan upacara hari ini, pihak sekolah juga mengundang pada orang tua murid untuk hadir menyaksikan anak-anaknya. Untuk perlengkapan upacara masing-masing anak, merupakan partisipasi dari orang tua.
”Orang tua yang mencari pakaian korpri dan perlengkapan upacara lainnya yang digunakan anak-anaknya,” tandas Fahmawati. (jun/rus)
Hardiknas tak Biasa di SDN Kompleks Sambung Jawa
×

