MASIH ingat Safar? Penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) asal Makassar ini kian eksis di dunia tarik suara. Teranyar, ia siap mengeluarkan album terbarunya.
Pria bernama lengkap Safaruddin SZ ini lahir di Tolitoli, 8 Januari 1979. Meski lahir di Tolitoli, Safar adalah anak dari dua orang tua yang berasal dari Makassar. Kini ia bermukim di Perumahan Villa Mutiara bernama istrinya Fatmawati, beserta keempat buah hatinya.
Tahun 2014 silam Safar mengikuti ajang pencarian bakat penyanyi dangdut terpopuler di TPI kala itu (saat ini MNCTV). Dengan kualitas suara yang dimiliki, diapun keluar sebagai juara tiga.
“Jiwa saya memang di musik, terutama dangdut. Saya menjalani aktifitas bermusik dengan enjoy saja selama ini,” tuturnya, kemarin.
Audisi KDI MNCTV kembali akan dibuka. Safarpun menyambutnya dengan antusias. Dirinya bahkan didaulat menjadi juri untuk audisi di Makassar. “Tanggal 5 sampai 6 bulan ini akan dibuka audisi di Makassar,” ujarnya.
Safar ternyata mendapat banyak manfaat dari keikutsertaannya di ajang ini. Dirinya yang semula hanya tahu menyanyikan lagu dangdut, setelah bergabung dengan KDI, ia mulai memahami berbagai teknik dalam menyanyi. Safar juga belajar teknik mengolah vokal.
”Dulu saya tidak tahu teknik-teknik dalam menyanyi. Olah vokal juga tidak tahu. Tapi selama mengikuti KDI, saya akhirnya tahu banyak,” akunya.
Yang paling berasa baginya tentu adalah popularitas. Safar yang semula tak banyak dikenal, setelah mengikuti KDI ia mengatakan popularitasnya semakin meningkat. Kini banyak orang yang mengenal dirinya. Tentu juga adalah intensitas bertemu dengan publik figur lainnya sebakin besar. “Banyak ketemu artis juga,” katanya.
Sebelumnya, Safar sempat membuat sebuah album dengan skala nasional. Namun ada beberapa faktor hingga album tersebut enggan ia keluarkan. Maraknya pembajakan album di Indonesia menjadi salah satu alasan.
Hingga kemudian dia berpikir untuk membuat single saja terlebih dahulu. Kini singlenya telah banyak beredar di Youtube. Judulnya; Putar Haluan. Ini adalah single terbarunya yang ia edarkan sejak tahun lalu.
Walaupun pembuatan lagunya telah usai sejak lama, namun ia baru mengedarkan tahun lalu karena pembuatan video klipnya terlebih dahulu.
Ke depan, bukan hanya single, ia telah berencana merilis album barunya. Albumnya ini bisa dibilang cukup unik. Bukan hanya bergenre dangdut, melainkan dipadukan dengan lagu daerah Bugis.
Sepuluh lagu Bugis dangdut yang ada dalam albumnya nanti adalah hasil ciptaannya sendiri. Selain 10 lagu tersebut, Safar juga mengatakan akan ada bonus satu lagu nasional dalam albumnya.
Albumnya ini adalah album proyeknya sendiri bersama saudaranya. Bahkan diproduserinya sendiri.
“Di rumah itu kan ada home recording. Jadi saya buat saja semuanya sendiri. Ini proyek sendiri bersama dengan saudara saya,” jelasnya.
Untuk judul album, ia masih memikirkannya. Patut ditunggu, karena Safar baru akan merilisnya setelah Idul Fitri tahun ini.
Selain mempersiapkan album terbarunya, Safar ternyata juga aktif tampil off air. Ia biasa manggung dari satu acara ke acara yang lain. Mulai dari resepsi pernikahan hingga kampanye.
Selain manggung, dirinya ternyata juga seorang pengusaha. Ia membuka usaha kuliner yang berada di area Villa Mutiara. Namanya “Cozy Suki Steamboat”, usaha kuliner yang khusus menyediakan masakan khas Jepang.
Selain telah membuka usaha kuliner, Safar juga berencana akan membuka kursus latihan vokal. Walaupun telah ada beberapa orang yang merespon, namun hal ini masih ia rencanakan.
Safar juga menyatakan kekagumannya terhadap perkembangan musik dangdut di Indonesia, terutama di Makassar. Banyaknya kompetisi dangdut membuat antusiasme warga Makassar meningkat. Hingga muncul beberapa penyanyi dangdut asal Makassar, serta beberapa dari Sulsel.
Bagi Safar, hal ini tentu sangat baik. Ia berharap jika para penyanyi asal Sulsel yang sukses di beberapa kontes dangdut ini bisa juga melegenda. (nug/rus/b)
Safar Raih Popularitas dari Ajang KDI
×

